Waspada! Penyakit Ini Mengintai Orang yang Sering Terjebak Macet

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 25 Desember 2019
Waspada! Penyakit Ini Mengintai Orang yang Sering Terjebak Macet

Waspadai penyakit yang mengintai orang yang kerap terjebak macet di jalanan (Foto: pixabay/0532-2008)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA kamu tinggal di Kota-kota besar tentu sudah tak asing lagi dengan yang namanya macet. Peristiwa ini membuat seseorang jengkel dan emosi. Apalagi jika kemacetan itu begitu parah hingga membuatmu harus berada di jalan hingga berjam-jam lamanya.

Namun tak banyak yang tahu jika selain bisa membuat mood memburuk, kemacetan juga bisa menggangu kesehatan. Gangguan kesehatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti polusi udara, duduk dalam waktu lama dan stres.

Ada beberapa faktor penyebab gangguan kesehatan akibat macet (foto: pixabay/free-photos)

Baca Juga:

Cegah Sakit di Musim Liburan dengan Pola Makan Sehat Penambah Stamina

Seperti yang dilansir dari laman alodokter, kemacetan sendiri akan memperburuk kualitas udara akibat asap dari kendaraan di jalan. Menurut penelitian Badan Kesehatan Dunia WHO, setiap tahun diperkirakan ada sekitar 7 juta orang yang meninggal akibat polusi udara. Di mana sekitar 91% kematian terjadi di negara-gara pasifik serta Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara itu, lebih besar daripada orang yang tinggal di tepi jalan raya, pengemudi, ataupun penumpang yang pulang-pergi kantor setiap hari.

Menurut penelitian, orang yang kerap terjebak macet, berisiko terpapar polusi 29 kali lebih besar, dibandingkan mereka yang bekendara di jalanan yang cukup lancar.

Di samping itu, macet dan polusi udara berisiko menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular, seperti sakit jantung, stroke, penyakit paru obstruktif kornis (PPOK), Asma, hingga kanker paru-paru. Risiko tersebut akan semakin besar jika ketika orang yang sering terjebak macet terbiasa merokok atau tepapar asap rokok.

Baca Juga:

Menghilangkan Komedo dengan Pasta Gigi, Apakah Aman?

Waspada gangguan kesehatan jika kamu duduk terlalu lama (Foto: pixabay/free-photos)

Selain polusi, kebiasaan duduk atau beridiri di tengah kemacetan, juga berisik menyebabkan gangguan kesehatan. Dalam hal ini ada beberapa kondisi yang berpotensi terjadi, jika kamu duduk terlalu lama, antara lain gula darah serta kolestrol meningkat, serta terjadi penumpukan lemak di sekitar panggul.

Saat berada di tengah kemacetan ketika berkendara, kamu mungkin akan mendengarkan musik, menerima telepon, berdandan, atau bahkan sarapan agar waktumu tak terbuang sia-sia.

Tapi melakukan kegiatan berbeda secara bersamaan di tengah macet justru akan menyita energi otak. Hal ini cukup berbahaya, karena bisa membuatmu jadi tak fokus berkendara.

Sementara itu, dari sisi psikologis, sebuah penelitian mengungkapkan jika orang yang berkendara umumnya akan engalami pengikatan tekanan darah dan emosi negatif. Khususnya saat lalu lintas padat atau jalanan macet. Jadi kamu jangan heran jika kamu atau pengendara lain kerap terlibat perselisihan di jalanan saat terjebak kemacetan. (Ryn)

Baca Juga:

Amankah Olahraga Saat Perut Kosong? Begini Penjelasan Ilmiahnya

#Tips Kesehatan #Info Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Indonesia
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Irma mendorong BPJS Kesehatan untuk bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 28 Agustus 2025
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis Dinilai Langkah Maju untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Program ini bertujuan memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat secara cuma-cuma
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Februari 2025
Cek Kesehatan Gratis Dinilai Langkah Maju untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Indonesia
DPR Minta Nakes yang Terlibat Program Cek Kesehatan Gratis Punya Kompetensi
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Februari 2025
DPR Minta Nakes yang Terlibat Program Cek Kesehatan Gratis Punya Kompetensi
Indonesia
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diharap Mencakup Seluruh Penyakit di Setiap Tingkat Usia
Banyak orang yang tidak mendaftarkan akun karena data nama tidak sesuai dengan data KTP
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Februari 2025
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diharap Mencakup Seluruh Penyakit di Setiap Tingkat Usia
Indonesia
Besok Pemkot Solo Mulai Terapkan Cek Kesehatan Gratis di 17 Puskesmas
PKG merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Win) Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Minggu, 02 Februari 2025
Besok Pemkot Solo Mulai Terapkan Cek Kesehatan Gratis di 17 Puskesmas
Bagikan