Wartawan Salah Bertanya, Bupati Bulungan Syarwani Dikira Masinton Pasaribu di Bandara YIA

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 22 Februari 2025
Wartawan Salah Bertanya, Bupati Bulungan Syarwani Dikira Masinton Pasaribu di Bandara YIA

Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, Syarwani. (Foto: pemkabbulungan.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Muka mirip sering bikin kejadian lucu. Orang kerap salah kira. Kejadian ini menimpa Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, Syarwani.

Syarwani punya wajah yang mirip dengan Masinton Pasaribu, politikus PDIP yang menjadi Bupati Tapanuli Tengah.

Tak heran bila wartawan pun terkecoh.

Kejadian unik ini bermula ketika Syarwani tiba di Bandara Yogyakarta International Airport pada Jumat (21/2/2025).

Syarwani mengenakan topi coklat dan kacamata sehingga terlihat semakin mirip dengan Masinton Pasaribu.

Para wartawan dari berbagai media pun berbondong-bondong menghampiri Syarwani untuk menanyakan soal instruksi Megawati yang meminta kepala daerah kader PDIP menunda ikut retret di Magelang.

"Pak, izin tanya, gimana soal instruksi Bu Megawati?" tanya salah seorang wartawan.

Belum sempat Syarwani menjawab, wartawan bertanya lagi.

"Pak ini mau ke mana?"

Syarwani akhirnya menjawab, "Mau ke Jogja."

Wartawan membalas lagi, "Enggak ke Magelang?"

Syarwani mulai kebingungan. Tapi wartawan terus bertanya.

"Pak, bagaimana persiapan retret di Magelang, Pak?"

"Pak ada agenda apa di Jogja?" tanya wartawan lainnya.

"Pak, mungkin persiapan retret?" timpal lainnya lagi.

Syarwani hanya mengibaskan tangannya sambil berjalan.

Hingga akhirnya ada pertanyaan pamungkas dari wartawan.

"Satu arah perintah dari Bu Mega, Pak?"

Syarwani mengakhiri semua pertanyaan itu.

"Saya bukan orang PDIP."

Wartawan pun mulai berhenti mengejarnya. Sadar bahwa yag ditanya memang bukan Masinton Pasaribu.

Peristiwa ini menarik perhatian warganet. Beberapa berkomentar di akun instagram, @74syarwani, yang dianggap milik Syarwani.

Seorang warganet menulis

"Yg ke sini gara-gara Masinton."

Lainnya menulis, "Masinton Pasarbaru ini mah." (dru)

#Retret #Kepala Daerah #Retret Kepala Daerah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
PAN menolak usulan KPK soal pembentukan lembaga pengawas kaderisasi partai. Hal itu dinilai bisa melanggar konstitusi.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
Indonesia
Prabowo Beri Arahan Khusus untuk Ketua DPRD Se-Indonesia dalam Retret di Akmil
Prabowo dijadwalkan menghadiri kegiatan retret pukul 10.00 WIB. Sejumlah menteri disebut mengisi retret ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil), Magelang.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Prabowo Beri Arahan Khusus untuk Ketua DPRD Se-Indonesia dalam Retret di Akmil
Indonesia
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, secara resmi membuka Sekolah Partai bagi pengurus daerah se-Indonesia. Acara ini dilaksanakan luring dan daring.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Indonesia
Harga Minyak Dunia Meledak, Kepala Daerah Diminta Setop Bikin Proyek Rumah Mewah dan Mobil Dinas
Pengadaan kendaraan dinas baru atau pembangunan gedung perkantoran pejabat menjadi sorotan utama yang harus ditunda demi efisiensi
Angga Yudha Pratama - Senin, 30 Maret 2026
Harga Minyak Dunia Meledak, Kepala Daerah Diminta Setop Bikin Proyek Rumah Mewah dan Mobil Dinas
Indonesia
DPR Nilai Maraknya OTT KPK terhadap Kepala Daerah Bukti Gagalnya Pembinaan Integritas
Anggota Komisi II DPR menilai maraknya OTT KPK terhadap kepala daerah menunjukkan kegagalan pembinaan integritas pejabat publik dan meminta evaluasi program retreat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
DPR Nilai Maraknya OTT KPK terhadap Kepala Daerah Bukti Gagalnya Pembinaan Integritas
Indonesia
Presiden Prabowo Sindir Pihak yang tak Suka Dengannya Dikendalikan Asing, Tantang untuk Bertarung di Pemilu 2029
Menurutnya, bila ada yang tidak sepakat dengan kebijakannya, mereka sebaiknya bertarung secara langsung dalam Pemilu 2029.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Presiden Prabowo Sindir Pihak yang tak Suka Dengannya Dikendalikan Asing, Tantang untuk Bertarung di Pemilu 2029
Indonesia
Di Depan Ribuan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo Sebut Rakyat Butuh Ketenangan dan tak Suka Pemimpin Egois
Jajaran pemerintahan, dari tingkat pusat hingga daerah yang paling dekat dengan rakyat, harus memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin rakyat.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Di Depan Ribuan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo Sebut Rakyat Butuh Ketenangan dan tak Suka Pemimpin Egois
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Arahan tersebut sekaligus berisi strategi dalam menyongsong kinerja tahun 2026 agar lebih baik.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Prabowo disebut mencopot sejumlah menterinya ketika retret di retret, Sentul beberapa waktu lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Indonesia
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Baik pilkada langsung maupun tidak langsung sama-sama memiliki dasar konstitusional dan dinilai demokratis. ?
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Bagikan