Headline

Wartawan Palestina Tewas Tertembak Tentara Israel

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 07 April 2018
Wartawan Palestina Tewas Tertembak Tentara Israel

Warga mengevakuasi seorang jurnalis Palestina Yasser Murtaja, 31 saat terjadi bentrokan dengan tentara Israel di selatan Jalur Gaza (ANTARA FOTO/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Korban kembali berjatuhan di selatan Jalur Gaza setelah tentara Israel secara brutal menembaki para demonstran yang terlibat dalam pawai akbar. Aksi kekerasan itu menyebabkan sejumlah warga Palestina meninggal dan seorang wartawan tewas tertembak.

Seorang wartawan Palestina meninggal pada Sabtu (7/4) setelah terluka oleh tembakan pasukan Israel Jumat saat meliput unjuk rasa mematikan di sepanjang perbatasan Israel-Gaza, kata pejabat kesehatan setempat.

Yaser Murtaja, 30, juru kamera Ain Media Palestina, adalah korban tewas ke-29 warga Palestina dalam unjuk rasa seminggu tersebut.

Foto menunjukkan Murtaja terbaring terluka di tandu, mengenakan rompi pelindung biru tua bertuliskan PRESS dalam huruf besar berwarna hitam. Pejabat kesehatan setempat mengatakan, peluru tajam menembus perutnya dan dia tidak dapat bertahan dari lukanya.

Para demonstran Palestina
Pengunjuk rasa Palestina berteriak saat bentrok dengan pasukan Israel (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem)

Juru bicara militer Israel belum memberikan tanggapan.

Unjuk rasa tersebut dimulai pada 30 Maret di sepanjang perbatasan Israel-Gaza dengan gerakan harian dijuluki "Pawai Akbar Kepulangan". Israel menempatkan beberapa penembak gelap untuk menghentikan upaya Palestina menembus perbatasan atau menyabotase pagar keamanan.

Juru foto lepas Ashraf Abu Amra sebagaimana dilansir Antara dari Reuters mengatakan bahwa ia di berada di samping Murtaja, yang katanya mengenakan helm dan rompi pelindung. Abu Amra mengatakan mereka berdua jelas ditandai sebagai wartawan.

"Kami sedang mengambil gambar ketika para pemuda membakar ban. Kami berada sekitar 250 meter dari pagar," kata Abu Amra.

Ia kemudian menjelaskan situasi genting yang terjadi saat peliputan dimana tentara Israel secara membabi buta menembaki para demonstran.

“Pasukan Israel melepaskan tembakan dan mulai melukai orang-orang. Yaser dan saya berlari untuk memfilmkan kejadian tersebut ketika tiba-tiba Yaser terjatuh,” paparnya.

"Saya berteriak padanya, 'Yaser, kamu baik-baik saja?'. Dia tidak menjawab dan ada darah di tanah mengalir dari dirinya. Saya tahu itu cedera buruk dan orang membawanya pergi," kata Abu Amra.(*)

#Kekerasan Wartawan #Konflik Palestina #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Dunia
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Iran bongkar dugaan plot rahasia Netanyahu yang rekayasa pembajakan pesawat flydubai FZ1073. Netanyahu dituduh mau fitnah Iran dan seret Donald Trump ke perang!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Bagikan