Warga Tolak Jenazah Diduga Terpapar COVID-19 dari Surabaya Dimakamkan di Solo

Eddy FloEddy Flo - Senin, 06 April 2020
 Warga Tolak Jenazah Diduga Terpapar COVID-19 dari Surabaya Dimakamkan di Solo

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (kanan) saat meninjau persiapan angkutan mudik (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah menolak kedatangan mobil ambulans yang membawa jenazah warga asal Surabaya, Jawa Timur yang diduga meninggal terpapar virus corona atau Covid-19, Senin (6/4).

Rencananya jenazah tersebut akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Sangkrah, Solo.

Baca Juga:

Ahli Epidemiologi: Rapid Test Menunjukkan Positif Belum Tentu Positif COVID-19

Lurah Sangkrah, Eka Budi Mulyana, membenarkan adanya penolakan pemakaman jenazah yang diduga terpapar Covid-19. Data yang dikumpulkan di lapangan, jenazah yang rencananya akan dimakamkan tersebut diketahui bukan warga ber-KTP Solo dan lama tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

Wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo benarkan ada penolakan warga terhadap jenazah terduga corona
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

"Peristiwa itu terjadi pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saya dapat laporan dari warga ada mobil ambulans bawa jenazah berpelat nomor Surabaya," kata dia.

Ia mengatakan warga khawatir jika jenazah adalah pasien Covid-19. Almarhum ini diketahui lama tinggal di Surabaya, tapi tiba-tiba dimakamkan di Solo.

"Waga tidak melihat petugasnya di dalam ambulans bawa APD (alat pelindung diri) atau tidak karena masih berada di dalam mobil. Karena ditolak warga mobil ambulans langsung pergi tidak tahu kemana," ujarnya.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. Namun, kalau itu benar sangat mendukung warga yang menolak warga jenazah bukan KTP Solo dimakamkan di TPU Solo.

Baca Juga:

Pulang dari Jakarta, Warga Solo Ogah Karantina dan Marahi Anggota TNI dan Polri

"Ya benar itu jika ditolak, bukan warga Solo. Mestinya koordinasi dulu dengan pemerintah. Kalau tiba-tiba langsung ke pemakaman ya wajar ditolak warga," kata Rudy.

Rudy menegaskan warga Solo tidak akan melakulan penolakan terkait pemakaman jenazah Covid-19 dengan syarat warga itu ber KTP Solo. Namun, kalau bukan warga Solo tiba-tiba di makamkan di Solo harus prosedural.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Ekonomi Suram Akibat COVID-19, Pemerintah Diminta Tunda Pembayaran Cicilan Kredit

#Pasien Corona #Kejadian Luar Biasa #Wali Kota Solo #FX Hadi Rudyatmo
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Keluarkan Aturan Hadapi Krisis Kesehatan
Permenkes menjelaskan tentang partisipasi publik dalam penanganan KLB, wabah, dan krisis kesehatan, mulai dari manajemen, pengendalian faktor risiko, pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Kemenkes Keluarkan Aturan Hadapi Krisis Kesehatan
Indonesia
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Wali Kota Solo, Resparti Ardi, menerima kunjungan Dubes Belanda, Selasa (27/1). Ia pun mengusulkan pemulangan artefak Museum Radya Pustaka.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Aria Bima menggantikan ketua DPC sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo, yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Indonesia
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan alasan pengunduran diri karena merasa tidak mampu dan memilih menjaga soliditas partai.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Indonesia
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Teguh menduga mundurnya Rudy tersebut terkait gagalnya menggelar Konferda PDIP Jateng.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Indonesia
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Mantan Wali Kota Solo ini mengaku mendapat arahan dan wejangan selama bertemu dengan Megawati di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Indonesia
PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, FX Rudy Sebut itu Harapan Masyarakat
Adanya penolakan tersebut berarti ada harapan dari masyarakat yang harus didengar.
Dwi Astarini - Minggu, 26 Oktober 2025
PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, FX Rudy Sebut itu Harapan Masyarakat
Indonesia
Ada Ulat di Menu MBG SMAN 6 Solo, Wali Kota Segera Laporkan ke BGN
Ulat ditemukan di menu sayur MBG SMAN 6 Solo. Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan, pihaknya segera melaporkan ke BGN.
Soffi Amira - Jumat, 19 September 2025
Ada Ulat di Menu MBG SMAN 6 Solo, Wali Kota Segera Laporkan ke BGN
Indonesia
PDIP Solo Usulkan Andika Perkasa dan FX Rudy Jadi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah
Diketahui DPD PDIP Jateng sedang melakukan penjaringan untuk menunjuk Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng).
Frengky Aruan - Sabtu, 06 September 2025
PDIP Solo Usulkan Andika Perkasa dan FX Rudy Jadi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah
Bagikan