Warga Solo Digegerkan Temuan Mayat Bayi Dibungkus Kardus Snack

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 17 Maret 2021
Warga Solo Digegerkan Temuan Mayat Bayi Dibungkus Kardus Snack

Warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi di Kampung Mipitan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/3). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mayat bayi menggegerkan warga Kampung Mipitan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/3).

Jenazah bayi tersebut dibungkus dalam kardus snack dan dibuang di bawah jembatan di pinggir Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga

Bayi Tanpa Tempurung Asal Solo Meninggal Dunia

Kapolsek Jebres, Kompol Suharmono membenarkan adanya temuan mayat bayi yang dibuang dengan cara dibungkus kardus snack. Ia mengaku menemukan mayat bayi tersebut berdasarkan laporan warga setempat.

"Kami langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata Suharmono.

Ia mengaku telah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Usia bayi diperkirakan baru tujuh sampai delapan bulan. Setelah selesai olah TKP jenazah bayi dibawa ke RSUD Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi.

"Kasih masih menunggu hasil visum dari RSUD dr Moewardi guna mengetahui usia mayat bayi tersebut dan penyebab kematian bayi," katanya.

Warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi di Kampung Mipitan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/3). (MP/Ismail)
Warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi di Kampung Mipitan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/3). (MP/Ismail)

Ia juga menerjunkan Bhabinkamtibmas Mojosongo untuk mencari tahu data orang hamil dan melahirkan di wilayah Mojosongo pada beberapa hari terakhir. Sejauh ini penelusuran masih berlangsung.

"Saya minta Bhabinkamtibmas Mojosongo untuk mencari informasi data orang hamil melalui puskesmas," tutup dia.

Seorang warga Bima Aditya (19) mengaku awaknya hendak memancing di bawah jembatan. Namun, mencium bau busuk yang sangat menyengat.

"Saya cari tahu sumber bau busuk itu. Kemudian mengarah pada kardus snack dan setelah dibuka isinya mayat bayi lalu melaporkannya ke polisi," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Petani Sragen Digegerkan Penemuan Mayat Bayi di Saluran Irigasi

#Penemuan Bayi #Pembunuhan Bayi #Solo #Penemuan Mayat
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Mereka dirawat karena adaptasi dengan cuaca, lelah, dan riwayat sakit pribadi. Sebelumnya ada 24 orang dirawat.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Bagikan