Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 53 menit lalu
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan

Warga mendaki Gunung Merapi via Selo, Boyolali, Minggu (4/7). (Dok.Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MEDIA sosial (medsos) ramai dengan video pendaki Gunung Merapi via Selo. Hal ini mennjadi sorotan di tengah rekomendasi Balai Nasional Taman Gunung Merapi (BNTGM) untuk tidak mendaki karena adanya peningkatan aktivitas dari level normal ke waspada. Aktivitas pendakian Gunung Merapi tidak direkomendasikan sejak 22 Mei 2018 berdasarkan adanya peningkatan aktivitas dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada).

Hal itu sesuai hasil evaluasi data pemantauan Gunung Merapi (Surat Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Nomor:271/45/BGV.KG/2018 tanggal 21 Mei 2018). Kemudian pada 5 November 2020, status aktivitas Gunung Merapi ditingkatkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sebagaimana tercantum dalam Surat Kepala PVMBG Nomor :523/45/BGV.KG/2020 tanggal 5 November 2020.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait, baik itu dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Gubernur DIY, dan Kepala BNPB.

“Kami menyayangkan karena sebelumnya dari BPPTKG, Sultan (Gubernur DIY), dan Kepala BNPB sudah memberikan imbauan larangan pendakian,” kata Heri, Selasa (7/7).

Baca juga:

Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup



Ia mengatakan pihaknya berencana melakukan pendekatan kepada masyarakat setempat. Pendekatan dengan warga secara tertutup dilakukan kawan-kawan Taman Nasional (TN). “Nanti rencana mau adakan pertemuan dengan warga. Taman Nasional bersama TNI, kepolisian bisa saja untuk melakukan penjagaan jalur pendakian,” kata dia.

Namun demikian, pihaknya tidak ingin ambil risiko karena dimungkinkan akan terjadi gejolak. Hal tersebut yang tidak ingin terjadi di lapangan.

“Kami bisa saja minta TN, polisi, dan TNI berjaga, tapi itu jangka pendek dan itu berisiko adanya bentrok atau benturan horizontal pasti viral lagi,” kata dia.

Ia tetap menyiagakan petugas di Selo untuk melakukan pendekatan terhadap masyarakat agar tidak melakukan pendakian Merapi.

“Kami sementara menahan diri walaupun teman-teman resor tetap stay di tempat kantor resor di Selo, sambil pendekatan ke warga. Ternyata karakter pendaki kita juga enggak rasional jadi sulit juga untuk melarang naik,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang








#Gunung Merapi #Jawa Tengah #Pendakian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - 2 jam, 53 menit lalu
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Kesiapan organisasi hingga tingkat desa juga menjadi modal bagi partai untuk menyambut kunjungan Jokowi ke berbagai daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Indonesia
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Pelaku mengatakan menjalankan aksinya demi memperoleh imbalan uang dari jaringan yang mengendalikannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Indonesia
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Jateng Kekurangan Dokter Spesialis dan Perawat, Ajukan 1000 Formasi ke Pemerintah Pusat
Keberadaan dokter spesialis non-ASN, kata dia, dinilai menjadi solusi sementara sambil menunggu penambahan formasi ASN kesehatan yang disetujui pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Jateng Kekurangan Dokter Spesialis dan Perawat, Ajukan 1000 Formasi ke Pemerintah Pusat
Indonesia
Akhirnya, Produsen Tarik Kembali 100 Ton Liter Minyakita Bau Solar di Soloraya
PT Kusuma Mukti Remaja menarik 182.500 liter Minyakita berbau solar di Soloraya. Produk diganti baru, investigasi kontaminasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Akhirnya, Produsen Tarik Kembali 100 Ton Liter Minyakita Bau Solar di Soloraya
Indonesia
MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi
Penyelidikan dilakukan secara proaktif meski hingga kini belum ada laporan resmi dari masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi
Indonesia
Minyakita Bau Solar Juga Ditemukan di Karanganyar, Goreng Singkong Rasanya Pahit
Minyak goreng yang diterima berwarna pekat bau mirip solar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Minyakita Bau Solar Juga Ditemukan di Karanganyar, Goreng Singkong Rasanya Pahit
Indonesia
Warga Klaten Keluhkan Bantuan Minyakita Bau Solar
Pemkab Klaten langsung melakukan penindakan dengan menarik Minyakita tersebut agar tidak dipakai warga.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Warga Klaten Keluhkan Bantuan Minyakita Bau Solar
Bagikan