Warga Kotawaringin Timur Serahkan Anak Orangutan

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 26 Februari 2017
 Warga Kotawaringin Timur Serahkan Anak Orangutan

Evakuasi Orangutan (ANTARA FOTO/Humas IAR Indonesia-Heribertus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, menerima dua anak orangutan dari warga Desa Sangai Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Awalnya kami akan mengevakuasi satu ekor anak orangutan. Ketika kami hendak pulang, ternyata ada yang menelepon kami bahwa ada lagi warga yang mau menyerahkan orangutan. Mungkin mereka melihat kami datang membawa kandang sehingga mereka tergugah untuk menyerahkan," kata Komandan Pos Jaga BKSDA di Sampit, Muriansyah di Sampit, Minggu, (26/2).

Untuk mengevakuasi anak orangutan itu, Muriansyah dan rekannya harus menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Sampit menuju Sangai. Medan yang dilalui cukup menguras tenaga karena sebagian jalan belum beraspal.

Dua anak orangutan yang diserahkan itu berjenis kelamin jantan dan betina berusia antara satu hingga dua tahun. Orangutan itu diserahkan oleh dua warga bernama Yuliana dan Yansen.

Yuliana menyerahkan orangutan berjenis kelamin jantan. Kondisi anak orangutan itu kurus. Yuliana sempat merawatnya tiga hari setelah menemukannya di hutan.

Orangutan yang diserahkan Yansen berjenis kelamin betina dalam kondisi sehat. Anak orangutan itu dipelihara sekitar dua bulan oleh Ida, ibu Yansen usai ditemukan di hutan.

"Kami berterima kasih karena kesadaran masyarakat untuk menyelamatkan satwa dilindungi terus meningkat. Kalau menemukan satwa dilindungi tolong jangan dibunuh. Kabari kami, akan kami evakuasi," kata Muriansyah.

Tahun ini ada tiga orangutan yang diserahkan warga kepada BKSDA, yakni satu ekor dari Seruyan dan dua ekor dari Kotawaringin Timur. Sedangkan sepanjang 2016 lalu BKSDA menerima 29 satwa dilindungi, terdiri 16 orangutan, 2 beruang madu, 2 owa-owa, seekor kukang, elang, trenggiling, kelasi, buaya muara, dua bekantan 2 bekantan, juga menyelamatkan dua orangutan.

Orangutan dan satwa lainnya masuk ke permukiman atau kebun warga karena habitat mereka di hutan rusak akibat perluasan areal perkebunan, kebakaran, pembalakan liar hingga perburuan. Orangutan yang ditemukan akan direhabilitasi di Kabupaten Kotawaringin Barat, kemudian dilepasliarkan di hutan Suaka Margasatwa Lamandau.

Sumber: ANTARA

#Orangutan #Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan Dan Satwa #Kalimantan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
Derita Ganda Warga Kalimantan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Dua pekan lebih anak Nana menderita ISPA. dirinya dan suami yang mengalami batuk parah akibat asap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Derita Ganda Warga Kalimantan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Indonesia
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Gerakan Nurani Bangsa desak Presiden Prabowo tetapkan Karhutla Bencana Nasional. Simak tuntutan penegakan hukum dan bantuan medis bagi korban asap!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Indonesia
Kerugian Kebakaran Hutan di Raja Ampat Capai Rp 200,4 Miliar
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat, total luasan hutan dan lahan yang habis terbakar mencapai 1.254,26 hektare.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Kerugian Kebakaran Hutan di Raja Ampat Capai Rp 200,4 Miliar
Indonesia
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Berdasarkan laporan Kepala BNPB, masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman di enam provinsi terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Indonesia
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Tiga helikopter CH-47 Chinook tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara (water bombing).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Pencabutan Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan
Sejauh ini ada 200 laporan polisi (LP) terkait dengan karhutla, delapan di antaranya merupakan LP yang melibatkan korporasi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Pencabutan Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan