Warga Jakarta Masih Buang Air Besar di Kali, Solusi Pemprov Cari Donatur

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 23 November 2021
Warga Jakarta Masih Buang Air Besar di Kali, Solusi Pemprov Cari Donatur

Mandi, cuci dan kakus (MCK) di sepanjang bantaran kali masih menjadi pilihan warga (Foto: MP/Widi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masalah sanitasi lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemprov DKI Jakarta. Hingga kini masih ada warga ibu kota yang tidak memiliki septictank, hingga buang air besar langsung ke kali.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, mengatasi masalah ini anak buahnya kini tengah mencari donatur untuk membangun septictank komunal. Pasalnya, limbah kotoran yang dibuang di saluran air bisa merusak lingkungan.

"Nanti akan dicarikan solusinya ya, karena itu tidak baik dan berpotensi menimbulkan penyakit," ujar Riza, sapaan akrabnya, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (23/11).

Baca Juga:

Warga Grogol Tak Punya MCK, Politisi PDIP: Ini Sangat Memprihatinkan

Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini juga memerintahkan jajarannya di tingkat wilayah mencarikan donatur untuk menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan ini. "Pak camat dan lurah setempat akan mencarikan solusi dengan cara menghimpun dana dari donatur, dari warga," papar dia.

Disamping itu, Riza juga meminta, warga saling gotong royong untuk mengatasi masalah sanitasi lingkungan ini. "Warga yang mampu membantu warga yang tidak mampu, saya kira itu baik ya. Warga yang mampu harus berikan bantuan juga kepada yang tidak mampu, di antaranya tadi soal septictank," ungkapnya.

Baca Juga:

Bisa Meledak, Waspada Bahaya Endapan Gas pada 'Septic Tank'

Diketahui, Pemerintah DKI menemukan warga di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur yang tidak memiliki tanki septictank, sehingga masih membuang limbah ke saluran air. Sekretaris Kecamatan Ciracas Abdul Khair mengatakan hingga kini, tercatat 406 kepala keluarga (KK) yang tersebar di lima Kelurahan masih sembarangan membuang limbah "lokal".

Jumlah 406 KK itu terdiri dari warga ekonomi tidak mampu yang tidak memiliki uang membangun septictank, dan warga mampu tapi tidak membangun karena malas dan tidak peduli. "Tinggal 406 keluarga dari sebelumnya 1.200. Pembangunan septic tank masih berlangsung, diprakarsai pak Camat dan bantuan dana kemanusiaan donatur," ujar Abdul di Jakarta Timur, Senin (22/11). (Asp)

Baca Juga:

Dana Septic Tank Warga Grogol Sudah Dianggarkan Dinas Perumahan DKI, tapi...

#Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Berita Foto
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bus Transjakarta memasuki Halte TB Simatupang kawasan Cilantak, Jakart Selatan, Selasa (28/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 28 Juli 2026
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Pemerintah menetapkan besaran alokasi dana khusus guna memastikan proses renovasi total berjalan sesuai standar keamanan gedung
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Indonesia
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Suharini Eliawati menegaskan seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah menghadirkan manfaat langsung bagi warga
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Indonesia
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Ketua Panitia HUT ke-499 Kota Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan perayaan tahun ini menandai langkah konkret transisi kota menjelang usia lima abad
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Juni 2026
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Bagikan