Dana Septic Tank Warga Grogol Sudah Dianggarkan Dinas Perumahan DKI, tapi...

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 08 Oktober 2019
Dana Septic Tank Warga Grogol Sudah Dianggarkan Dinas Perumahan DKI, tapi...

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Non Definitif, Syarif, Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Non Definitif, Syarif mengaku prihatin dengan kondisi warga Gang Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang hingga kini tak memiliki Mandi Cuci Kakus (MCK) sendiri.

Padahal lokasi itu berada di tengah gemerlapnya Ibu Kota dengan berbagai gedung-gedung tinggi dan masih ada penduduknya hidup tanpa memiliki septic tank.

Baca Juga

Warga Grogol Tak Punya MCK, Politisi PDIP: Ini Sangat Memprihatinkan

"Kita cukup prihatin ada kejadian seperti itu, di kota besar ya, ada warga yang belum bisa sanitasi yang layak," kata Syarif di Jakarta, Selasa (8/10).

Menurut dia, persoalan warga Grogol tak memiliki sanitasi ini merupakan Pekerjaan Rumah (PR) pemerintah DKI untuk menyelesaikannya. "Tapi itu kan juga masalah bersama harus diatasi," jelasnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Non Definitif, Syarif, Foto: MP/Asropih
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Non Definitif, Syarif, Foto: MP/Asropih

Padahal, menurut Syarif, dana untuk membangun septic tank di DKI Jakarta sudah dianggarkan oleh Dinas Perumahan DKI.

Baca Juga:

PSI Lebih Setuju Anggaran Rp2,4 M untuk Warga Grogol Ketimbang Rehab Rumah Gubernur

Tapi bisa jadi anggara untuk membuat septic tank tak terserap Dinas Perumahan. Untuk itu ia berharap Dinas-dinas di Pemprov DKI agar lebih giat lagi dalam serapan anggaran.

"Anggaran nya sudah ada. Di dinas perumahan itu selalu ada membangun septic tank, cuma tidak terserap. Ya kadang-kadang itu kepala dinas," tutupnya.

Tapi politikus Gerindra ini pun menyampaikan bahwa permasalahan warga Grogol tak memiliki MCK segera terselesaikan.

Baca Juga:

PDIP Bakal Tanyakan Pemprov DKI Usulan Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp2,4 Miliar

Pasalnya Pemprov DKI berencana memberikan subsidi untuk merehabilitasi septic tank milik warga sebesar Rp10 milliar di tahun 2020. Anggaran subsidi tersebut dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang dikucurkan ke BUMD DKI, PD PAL Jaya.

"Pasti segera, menurut kabar itu sudah ada itu. Dengan pengelola nya dari LH nya," tutupnya. (Asp)

#DPRD DKI Jakarta #Septic Tank
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Bebizie diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi per metrik ton produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur,
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Bagikan