Warga Ingin Adopsi Bayi Ibu Meninggal dan Diduga Ditinggalkan Kakak di Pasar Minggu Jakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Warga Ingin Adopsi Bayi Ibu Meninggal dan Diduga Ditinggalkan Kakak di Pasar Minggu Jakarta

Penemuan bayi perempuan di gerobak nasi uduk depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). ANTARA/HO-Polsek Pasar Minggu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang bayi perempuan yang masih hidup dan berusia dua hari ditemukan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (5/3) sore. Bayi itu ditinggalkan diduga oleh kakak yang berusia 12 tahun dengan meninggalkan surat.

Sejumlah warga menyebutkan banyak orang ingin mengadopsi bayi yang ditemukan di gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/3) sore.

"Banyak yang mau adopsi," kata warga bernama Marliana kepada wartawan di lokasi penemuan bayi kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis.

Apalagi, bayi yang ditemukan itu dalam keadaan sehat dan memiliki surat lahir. Namun, bayi itu telah dibawa Dinas Sosial (Dinsos) untuk segera dibawa ke panti agar bisa ditangani lebih lanjut.

Baca juga:

Geger Mayat Bayi dalam Tong Sampah di Haji Nawi Jaksel, Kronologis Lengkap Versi Saksi Mata

"Semuanya sudah dibawa Dinsos," katanya.

Ketua RT 10 setempat, Pulung menegaskan, ada warganya yang mengaku juga ingin mengadopsi sang bayi.

"Alhamdulillah ini ada warga saya juga mau mengadopsi, kita sudah bilang Dinas Sosial syarat-syarat apa," katanya.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela mengatakan, bayi itu ditemukan pada Selasa sore pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada polisi pada 17.43 WIB.

Setelah mendapatkan informasi, personel Polsek Pasar Minggu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan kondisi sang bayi melalui para saksi.

Saat ditemukan, bayi itu memakai pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan diselimuti selimut berwarna putih.

Dalam tas itu juga terdapat sejumlah barang lainnya, yakni susu bubuk, tisu basah, sarung tangan dan secarik kertas yang terdapat tulisan.

Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari berdasarkan tulisan di kertas yang ditulis oleh seorang bernama Zidan.

#Bayi #Dinas Sosial #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Setiap anggota dituntut untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Indonesia
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Sahroni menegaskan pengawasan internal Polri harus tetap berjalan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin baik dan tidak hanya merespons persoalan yang menjadi perhatian publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Indonesia
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Sebanyak 10.121 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di SUGBK.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Indonesiaku
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Ketika usianya masih belia dan kehidupannya masih sebagai seorang pelajar, ia sempat mencoba peruntungan di dunia modeling dengan mengikuti ajang Cover Boy.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
pemeriksaan yang dijalankan tersebut ditanyakan berapa orang yang bertugas, dan apakah sudah menjalankan prosedur memberikan tembakan peringatan, termasuk senjata api yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Tiga tersangka, yakni MR, IN, dan NK, diamankan pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan perumahan U-Ville Bintaro Jaya, Tangerang Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Bagikan