Warga di Jakarta Selatan dan Timur Diminta Waspada Tanah Longsor saat Musim Hujan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Mei 2025
Warga di Jakarta Selatan dan Timur Diminta Waspada Tanah Longsor saat Musim Hujan

Ilustrasi tanah longsor. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau kepada warga untuk waspada adanya tanah lonsor yang bermukim di sejumlah wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, saat curah hujan di atas normal selama bulan Mei 2025.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji meminta para lurah, camat dan masyarakat untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah tersebut.

Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa wilayah di Jakarta berpotensi terjadi gerakan tanah berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG.

Isnawa Adji mengatakan, beberapa wilayah tersebut berada di Zona Menengah potensi terjadinya tanah longsor.

"Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," ujar Isnawa, Kamis (8/5).

Baca juga:

11 Mei 2025 Hingga 17 Mei 2025 Pesisir Jakarta Diperkirakan Dilanda Banjir Rob

Di samping itu, Ia meminta camat dan lurah beserta masyarakat aktif mengecek kondisi wilayahnya masing-masing, terutama yang berdekatan dengan aliran sungai maupun terdapat tebing atau gawir.

"Petugas TRC BPBD di setiap kelurahan bersama lurah dan camat memonitor bersama apabila ada kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan baik BPBD maupun instansi terkait," katanya.

Isnawa menjelaskan, antisipasi lainnya yang dapat dilakukan yakni dengan membuat bronjong dan turap mandiri, apabila tanah dalam keadaan miring atau berpotensi bergerak atau bergeser.

Baca juga:

5 RT di Jakarta Selatan Kebanjiran Akibat Hujan Deras

BPBD DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon di lokasi rawan dan sudah minim vegetasi untuk mencegah potensi bahaya tanah longsor serta meninimalisasi dampak yang lebih serius jika terjadi hujan lebat.

"Penanganan bencana harus secara komprehensif. Upaya antisipasi bisa dilakukan swadaya atau kolektif oleh masyarakat," ucapnya.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa wilayah di Provinsi DKI Jakarta berada di Zona Menengah potensi terjadinya tanah longsor, yaitu:

1. Jakarta Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu dan Pesanggrahan.

2. Jakarta Timur, meliputi wilayah Kramat Jati dan Pasar Rebo. (Asp)

#Tanah Longsor #Musim Hujan #Cuaca Ekstrem #BPBD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Potensi Hujan Lebat Akhir Juni 2026, Kota-Kota di Jawa Hingga Sumatra Wajib Waspada
Fokus perhatian tim penyelamat kini tertuju pada wilayah timur Indonesia akibat ancaman cuaca lebih ekstrem
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Potensi Hujan Lebat Akhir Juni 2026, Kota-Kota di Jawa Hingga Sumatra Wajib Waspada
Indonesia
Termasuk Jakarta, 26 Provinsi Ini Diingatkan untuk Siap Siaga Cuaca Ekstrem
Peringatan dini cuaca ekstrem tersebut berlaku sampai dengan 26 Juni 2026, sebagaimana diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (24/6).
Frengky Aruan - Kamis, 25 Juni 2026
Termasuk Jakarta, 26 Provinsi Ini Diingatkan untuk Siap Siaga Cuaca Ekstrem
Indonesia
BMKG Rilis Peta Potensi Hujan 23-25 Juni 2026, Jawa Barat Masuk Status Siaga
Peningkatan intensitas hujan kategori sedang terdeteksi menyelimuti wilayah dari ujung barat Sumatra hingga belahan timur Papua
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
BMKG Rilis Peta Potensi Hujan 23-25 Juni 2026, Jawa Barat Masuk Status Siaga
Indonesia
Prakiraan Potensi Hujan Kota-Kota di Indonesia 23 HIngga 25 Juni 2026
Secara umum, pasokan air dari langit Nusantara mulai menyusut drastis pada akhir bulan ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Prakiraan Potensi Hujan Kota-Kota di Indonesia 23 HIngga 25 Juni 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca 22-25 Juni 2026: Kota-Kota di Indonesia Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Warga area kemarau mendapat saran menjaga kecukupan cairan tubuh guna menghalau terik siang hari
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 22-25 Juni 2026: Kota-Kota di Indonesia Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Prakiraan Cuaca 19 Juni 2026: Jakarta Super Cerah, Kepulauan Seribu Mendung Tebal
Memasuki siang hari, cuaca terik masih bertahan di lima wilayah kota administratif Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 19 Juni 2026: Jakarta Super Cerah, Kepulauan Seribu Mendung Tebal
Indonesia
Indonesia Terbelah Dua! Wilayah Selatan Membeku Kedinginan, Bagian Utara Malah Kebanjiran Hujan Lebat
Ketiadaan awan pemantul menciptakan dua sisi mata uang cuaca ekstrem ekstrem pada Juni 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Indonesia Terbelah Dua! Wilayah Selatan Membeku Kedinginan, Bagian Utara Malah Kebanjiran Hujan Lebat
Indonesia
Prakiraan Cuaca 15-18 Juni: Daftar Wilayah Siaga Hujan Ringan Hingga Lebat
Kondisi lebih ekstrem berupa hujan lebat disertai kilat dan angin kencang masuk dalam kategori tingkat peringatan dini khusus
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 15-18 Juni: Daftar Wilayah Siaga Hujan Ringan Hingga Lebat
Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Kondisi alam kali ini memerlukan kewaspadaan ekstra menyusul hadirnya potensi El Nino
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Bagikan