Warga dari Luar Daerah Diimbau Tidak Ikut Tamasya Al Maidah
Warga saat pencoblosan Pilgub DKI 2017 putara pertama di TPS 4 Gambir, Jakarta Pusat. (MP/Dery Ridwansah)
Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Pol) Suntana menginstruksikan anak buahnya untuk berjaga di setiap TPS. Ia menjamin keamanan dan kenyamanan warga Jakarta untuk memberikan hak suaranya pada pencoblosan Pilgub DKI Jakarta 2017 putaran dua.
Suntana mengimbau kepada warga dari luar daerah agar tidak menghadiri aksi Tamasya Al Maidah yang akan dilakukan pada hari H pencoblosan. Karena dapat menimbulkan konflik selama proses pencoblosan berlangsung.
"Jadi pihak kepolisian akan menjaga keamanan di setiap TPS. Kami juga mencegah aksi Tamasya Al Maidah yang akan berlangsung pada hari H pencoblosan tidak dilaksanakan. Karena polisi punya kewenangan untuk mencegah konflik terjadi pada saat pencoblosan, hari H putaran kedua nanti," kata Suntana saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (21/3).
Suntana menyatakan polisi akan mencari aktor yang menggerakkan massa dari luar daerah untuk hadir ke Jakarta.
"Siapa yang mau datangkan mereka? Itu kan baru imbauan, jadi kami telusuri siapa yang beri imbauan itu. Kita juga imbau masyarakat tidak perlu datang karena pengamanan kita jaga dan kerja sama dengan beberapa instansi terkait," tuturnya.
Seperti diketahui, Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI (GNPF MUI) akan menggelar aksi Tamasya Al Maidah pada hari H Pilgub DKI 2017 putaran kedua. GNPF MUI menyebut aksi ini dilakukan agar Pilkada bisa berjalan dengan damai. (Abi)
Baca juga berita terkait Pilgub DKI Jakarta di: Pilgub DKI Putaran Dua, Hasto: Beberapa Partai Sudah Mengambil Posisi Netral
Bagikan
Berita Terkait
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis