Wali Kota Risma Diundang Jadi Pembicara di Forum PBB

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 27 Oktober 2017
Wali Kota Risma Diundang Jadi Pembicara di Forum PBB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sepak terjang Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya dalam membenahi permukiman, energi dan transportasi kota rupanya mendapat perhatian dari lembaga dunia PBB.

Wali Kota Risma diundang menjadi pembicara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diundang menjadi pembicara di acara The 12th Global Forum on Human Settlements (GFHS) and Sustainable Cities and Human Settlements Awards (SCAHSA) Ceremony yang digelar di gedung PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (30/10).

Kabag Humas Pemerintah Kota Surabaya, Muhammad Fikser sebagaimana dilansir Antara, mengatakan wali kota akan menyampaikan paparan tentang beberapa hal, seperti transportasi kota, energi dan permukiman.

"Undangan menjadi pembicara ini merupakan tindak lanjut diskusi dan paparan wali kota pada penyelenggaraan GFHS ke-11 di Konferensi Habitat III Quito 2016 yang memaparkan tentang kebijakan dan insiatif yang dilakukan di Kota Surabaya dalam tiga sektor tersebut," kata Fikser di Surabaya, Jumat (27/10).

GFHS merupakan forum yang bertujuan menciptakan platform bagi dialog internasional tingkat tinggi, untuk berbagi pengetahuan, teknologi dan pengalaman sukses, meningkatkan kapasitas, mendorong kemitraan serta memfasilitasi inovasi yang efektif.

Selain itu, lanjut dia, pada hari yang sama wali kota juga akan memaparkan strategi dan inovasi yang telah dilakukan di Kota Surabaya dalam satu tahun setelah dokumen New Urban Agenda diadopsi di Quito tahun 2016. Untuk paparan ini, materi paparan wali kota akan dinilai oleh panitia kegiatan GFHS.

"Tema paparannya ditentukan (oleh panitia SCAHSA Ceremony sebagai rangkaian kegiatan GFHS), yakni apa yang dilakukan satu tahun setelah new urban agenda. Ini nanti dinilai dan Kota Surabaya berpeluang meraih penghargaan Global Green City 2017," ujar Fikser.

Dalam kunjungan ke New York, wali kota juga akan melakukan pertemuan dengan Wali Kota New York pada 1 November 2017.

Menurut Fikser, output dari kunjungan tersebut, Pemkot Surabaya memiliki kesempatan untuk menggali potensi Kota New York serta menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Kota New York.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya juga dapat memperluas jaringan kerja sama internasional serta memperkaya pengetahuan dalam bidang penataan kota dan pemukiman dalam rangka mewujudkan agenda 2030, yakni pembangunan berkelanjutan serta new urban agenda melalui dialog tingkat tinggi di New York.(*)

#Wali Kota Surabaya #Tri Rismaharini #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Mineral kritis yang menjadi komoditas kunci dalam transisi energi harus membawa timbal balik yang bermanfaat bagi negara berkembang pemiliknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Indonesia
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sekjen PBB membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan mencapai Agenda 2030
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di  Hambalang
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Bagikan