Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Wakil Presiden FIFA Ikut Ditangkap

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 27 Mei 2015
Wakil Presiden FIFA Ikut Ditangkap

Asosiasi Sepak Bola Tertinggi Dunia (FIFA). (Foto: fifa.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Sepak Bola-Wakil Presiden Jeffrey Webb termasuk di antara pejabat FIFA yang ditangkap di Zurich, Swiss pada Rabu (27/5) WIB. Webb ditahan oleh kepolisian Swiss sambil menunggu proses ekstradisi ke Amerika Serikat.

Menurut keterangan polisi setempat, para pejabat FIFA ditangkap tak lama setelah melakukan check-in. Disebutkan, proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke yang tiba di lokasi menolak berkomentar saat ditanya wartawan.

FIFA menghadapi tuduhan serius terkait dugaan fraud, pemerasan, dan pencucian uang selama bertahun-tahun. Dugaan suap meliputi penetapan tuan rumah Piala Dunia dan hak siar. Biro Penyelidik Federal (FBI) menyelidiki kasus ini sejak 2011. Menurut keterangan aparat penegak hukum korupsi di tubuh FIFA sudah melembaga.

Menurut Juru Bicara FIFA Walter de Gregorio kepada Associated Press, Sepp Blatter tidak ada di antara enam pejabat tinggi FIFA yang ditangkap. De Gregorio membenarkan Webb turut digelandang petugas dalam operasi yang dilakukan dini hari itu.

Untuk diketahui, Blatter akan bersaing dengan rivalnya, Pangeran Ali bin al-Hussein asal Yordania dalam pemilihan Presiden FIFA masa bakti 2015-2019 yang akan dilangsungkan di ibu kota Swiss pekan ini. Saat ini Blatter menjabat sebagai presiden FIFA kedelapan. Dia akan bertarung memperebutkan kursi pimpinan untuk kelima kalinya pada Kongres FIFA ke-65 di markas FIFA di Zurich pada 29 Mei nanti.

Baca Juga:

Pejabat FIFA Ditangkap Atas Tuduhan Korupsi

Belasan Pejabat FIFA Ditangkap di Swiss 

Keputusan FIFA soal Piala Dunia 2022 Qatar Tuai Kontroversi

#Jeffrey Webb #Sepp Blatter #Piala Dunia 2022 #Suap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Memungkinkan Jerat Menteri Kehutanan Raja Juli Dengan Pidana Gratifikasi
Raja Juli dapat diproses menggunakan ketentuan tindak pidana korupsi terkait suap maupun gratifikasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
KPK Memungkinkan Jerat Menteri Kehutanan Raja Juli Dengan Pidana Gratifikasi
Olahraga
Duel Ulangan Semifinal 2022, Ini Prediksi Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026
Prancis vs Maroko kembali bertemu di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, strategi, pemain kunci, dan peluang kejutan Atlas Lions.
ImanK - Rabu, 08 Juli 2026
Duel Ulangan Semifinal 2022, Ini Prediksi Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026
Dunia
Pendapatan Petani di Kuantan Singingi Dipotong Setengah Buat Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
KPK belum membeberkan lebih jauh konstruksi perkara tersebut karena penyidik masih mendalami fakta-fakta
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Pendapatan Petani di Kuantan Singingi Dipotong Setengah Buat Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Indonesia
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
KPK menyita Rp 500 juta dalam OTT terhadap lima ASN BPK terkait dugaan suap temuan audit proyek pengadaan di Pemkab Muara Enim. Perkara kini naik ke tahap penyidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
Indonesia
Kemenag Jelaskan Maksud Pernyataan tentang Pemberian untuk Pejabat tak Semuanya Gratifikasi
Menag tegas untuk menolak setiap pemberian terkait jabatan seseorang atau suap.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Kemenag Jelaskan Maksud Pernyataan tentang Pemberian untuk Pejabat tak Semuanya Gratifikasi
Indonesia
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
Praktik suap kini tidak lagi dilakukan dengan cara konvensional seperti pertemuan langsung dan serah terima uang secara fisik.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
Indonesia
KPK Sita Logam Mulia dan Valas di OTT Pegawai Pajak Jakut, Totalnya Rp 6 Miliar
KPK menyita barang bukti logam mulia, uang rupiah, dan valas dari OTT sejumlah pegawai Kanwil Pajak Jakut.
Wisnu Cipto - Minggu, 11 Januari 2026
KPK Sita Logam Mulia dan Valas di OTT Pegawai Pajak Jakut, Totalnya Rp 6 Miliar
Indonesia
OTT Pegawai Kanwil Pajak Jakut Terkait Modus Pengaturan Pajak Pertambangan
OTT KPK mengamankan delapan orang yang terdiri atas empat pegawai DJP dan empat wajib pajak (WP) dari pihak swasta.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
OTT Pegawai Kanwil Pajak Jakut Terkait Modus Pengaturan Pajak Pertambangan
Indonesia
DJP Bakal Pecat Pegawai Pajak yang Terjaring OTT KPK di Jakarta Utara
DJP menghormati dan mendukung langkah KPK dalam menjalankan tugas penegakan hukum terkait operasi tangkap tangan (OTT) pegawai pajak di Jakarta Utara
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
DJP Bakal Pecat Pegawai Pajak yang Terjaring OTT KPK di Jakarta Utara
Indonesia
Kronologis Bupati Lampung Tengah Terima Suap Rp 5,75 M Versi KPK
Sejak Juni 2025 Ardito diduga mematok fee sebesar 15–20 persen dari sejumlah proyek di Pemkab Lampung Tengah.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Kronologis Bupati Lampung Tengah Terima Suap Rp 5,75 M Versi KPK
Bagikan