Wakil Ketua DPD Kecam Tindakan Brutal Paspampres Saat Mengamankan Laki-laki Tanpa Busana

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 28 Agustus 2017
Wakil Ketua DPD Kecam Tindakan Brutal Paspampres Saat Mengamankan Laki-laki Tanpa Busana

Ilustrasi (Getty Images)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tindak kekerasan terhadap laki-laki tanpa busana yang diduga mengidap gangguan jiwa yang dilakukan anggota Paspampres di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, tadi pagi sekira pukul 7.30 WIB menuai kecaman. Video yang direkam oleh salah seorang pengendara yang melintas di depan Istana Negara saat kejadian beredar luas setelah diunggah ke situs YouTube.

Wakil Ketua Komite I DPD RI, Benny Rhamdani, mengecam tindakan berlebihan oleh kelima personil Paspamres saat mengamankan seorang pria bugil di depan pintu istana Presiden, pagi tadi.

Menurutnya, tindakan Paspampres tersebut arogan dan tidak mencerminkan revolusi mental yang dicanangkan Presiden Jokowi.

"Pria itu enggak waras. Dia bugil tidak memakai pakaian ataupun membawa tas berisikan barang berbahaya. Tak seharusnya mereka memperlakukan dan mempertontonkan tindakan kekerasan seperti menginjak, menendang seperti itu," ujar Benny dalam siaran pers yang diterima MerahPutih.com, Senin (28/8).

"Ini sangat biadab. Saya pribadi mengecam keras tindakan tersebut, ini bentuk revolusi mental gagal dilingkungan istana khususnya para petugas keamanan di sana," paparnya.

Menurut Benny, harusnya Paspampres lebih mengutamakan cara-cara yang lebih elegan dan tidak dengan cara kekerasan.

"Letak ancamannya di mana? Lah dia itu gila enggak bawa apa-apa lho. Ini lima orang petugas dengan garang seperti itu. Dan satu lagi, jika dilihat dari caranya mereka, saya berpendapat itu bukti kelimanya tidak profesional dan tidak sigap," tandasnya.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo harus menindak tegas oknum-oknum Paspampres yang dianggapnya tidak profesional itu.

"Pecat aja semua, saya sebagai pendukung Presiden Joko Widodo, tau betul bagaimana usaha Presiden untuk menegakkan revolusi mental itu, tapi sayang justeru mereka yang gagal melaksanakannya," tandasnya.

"Apalagi tentara itu memegang sumpah prajurit, yang seharusnya memegang nilai-nilai rasa kemanusiaan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria telanjang mencoba menyusup masuk ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8) pagi ini.

Pria tersebut mencoba masuk lewat gerbang di Jalan Medan Merdeka Utara yang dijaga ketat oleh pasukan pengamanan presiden dan polisi militer.

Petugas pun langsung mengamankan pria tersebut. Video yang beredar menunjukkan pria tersebut sempat berontak saat akan diamankan oleh polisi militer. Saat itulah, beberapa pukulan dan tendangan menghujam laki-laki itu. (Pon)

Baca berita sebelumnya terkait upaya orang tanpa busana menerobos Istana Presiden di: Laki-laki Tanpa Busana di Istana Negara Berinisial B Warga Cengkareng

#Gangguan Jiwa #Istana Negara #Jokowi #DPD RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon menyatakan siap ditempatkan di mana saja saat mendatangi Istana. Namanya dikabarkan masuk bursa Wamenhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Presiden Prabowo Subianto panggil 800 Pati TNI-Polri di Istana. Dudung menyebut pertemuan membahas keamanan dan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Bagikan