Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Wakapolda Bali Imbau Wisatawan Tidak Mendaki Gunung Agung

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 01 Desember 2017
Wakapolda Bali Imbau Wisatawan Tidak Mendaki Gunung Agung

Warga beraktivitas di sawah dengan latar belakang Gunung Agung di Desa Padangkerta, Karangasem, Bali, Kamis (20/11). Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali, Brigjen Pol I Gede Alit Widana mengimbau kepada wisatawan asing agar tidak mendaki dan secara diam-diam naik ke puncak Gunung Agung, karena gunung setinggi 3.142 mdpl ini dalam fase kritis.

"Saya meminta wisatawan agar mentaati imbauan petugas kami dan pemerintah, karena situasi Gunung Agung masih amat berbahaya dan jangan mencuri kesempatan naik gunung melalui jalur tikus yang tidak dapat kami pantau," ujar Alit Widana saat ditemui di Pos Pengamatan Gunung Agung, Desa Rendang, Jumat (1/12).

Apabila wisatawan masuk melalui jalur itu, lanjut dia, saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan petugas sulit melakukan evakuasi, karena lokasinya berada di hutan belantara, sehingga diharapkan wisatawan mentaati imbauan anggotanya maupun aparat pemerintah setempat.

Untuk pengerahan personel kepolisian yang disiagakan untuk membantu segala kebutuhan pengungsi dan jalur evakuasi ini, lanjut Widana, disiapkan sebanyak 3.000 personel yang ada di seluruh wilayah Bali.

"Untuk jajaran Kepolisian Daerah Bali saja kami mengerahkan 1.750 personel untuk membantu evakuasi apabila terjadi erupsi Gunung Agung," ujarnya seperti dilansir Antara.

Apabila nantinya erupsi cukup besar, Bali akan mendapat bantuan petugas dari seluruh jajaran Polri yang ada di seluruh Indonesia dengan kekuatan penuh dengan spesialisasi tersendiri.

Untuk sarana dan prasarana evakuasi, Polda Bali menyiagakan 1.000 mobil dobel kabin dari seluruh instansi kepolisian. "Dalam pengerahan personel ini, akan dibagi kembali menjadi empat zona," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk zona yang dimaksud yakni jalur Utara Bali untuk evakuasi pengungsi ke Kabupaten Buleleng apabila terjadi erupsi lebih besar, jalur Barat Bali menuju Kabupate Bangli dan Klungkung.

Selanjutnya, untuk jalur Selatan Bali untuk evakuasi pengungsi dari Yeh Malet ke Kota Denpasar dan jalur Timur Bali dari Desa Bebandem menuju Manggis ke arah laut. "Kami juga menyiapkan sejumlah kapal milik Polair dan TNI angkatan laut," ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada warga yang masih bertahan di zona rawan bahaya agar segera mentaati petunjuk dari aparat pemerintah dan petugas kepolisian, TNI, SAR dan BPBD demi keselamatan bersama.

"Karena Presiden Joko Widodo sudah mengamanatkan jangan sampai ada korban jiwa," ujarnya.

#Bali #Gunung Agung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Bagikan