Seni

Wajah Baru Galeri Indonesia Kaya

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 12 Mei 2023
Wajah Baru Galeri Indonesia Kaya

Peresmian wajah baru Galeri Indonesia Kaya dihadiri oleh Renitasari Adrian. (Foto: Merahputih.com/Dekritawj)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI tengah kepadatan lalu-lintas Jakarta, terdapat oase segar. Itulah Galeri Indonesia Kaya (GIK) di Grand Indonesia, Jakarta. Ruang apresiasi seni-budaya ini hadir kembali setelah 2,5 tahun tutup menyusul pandemi COVID-19.

GIK merupakan ruang publik yang didedikasikan untuk masyarakat dan dunia sebagai pertunjukan budaya seni Indonesia. Letaknya sangat strategis, berada di jantung dan pusat bisnis Ibukota.

Bagi kamu para pencinta seni, tak perlu bingung dalam menampilkan atau melihat pertunjukan seni. GIK menjadi wadah yang tepat untuk menikmati semuanya.

Tahun ini, Galeri Indonesia Kaya mengusung tema berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk tema tahun 2023, GIK mengambil tema ‘Bhinneka Tunggal Ika’ yang artinya membawa kesenian budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga:

Koalisi Seni Indonesia dan UNESCO Rilis Sistem Pantau Kebebasan Berkesenian

gik
Renita mengungkapkan ruang publik kesenian ini dapat mengedukasi masyarakat. (Foto: Merahputih.com/Dekritawj)

“Alasan kami hadir kembali di tahun ini karena ingin memperkenalkan kesenian budaya Indonesia ke seluruh masyarakat khususnya remaja hingga dewasa,” ucap Renitasari Adrian, Programme Director di Galeri Indonesia Kaya, kepada Merahputih.com, di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (12/5).

Ruang publik kesenian ini menjadi tempat satu-satunya di Indonesia yang memadukan konsep edukasi kepada masyarakat dengan menggunakan digital media.

“Konsep dari GIK sendiri mengangkat tentang budaya Indonesia dalam interior sentuhan rotan dengan motif rehung dan kembang tanjung dan parang,” lanjutnya.

Selain itu, GIK menghadirkan tujuh aplikasi yang menarik dan terinspirasi dari ragam kekayaan Indonesia, yaitu Bersatu Padu, Selaras Seriam, Sajian Rasa, Arundaya, Cerita Kita, Arungi, dan Pesona Alam.

Renita juga mengatakan, selain mengusung konsep edukasi berbasis digital, GIK juga ingin memperkenalkan karya-karya yang kreatif dari berbagai komunitas untuk masyarakat luas.

Di samping pameran karya-karya kreatif, juga terdapat program kegiatan menarik yang akan diselenggarakan. Antara lain pertunjukan musik, tarian, teater, monolog, dan pemutaran film.

Baca juga:

Menjaga Kesehatan Mental Lewat Seni

gik
Acara ini dihadiri oleh Tompi dan Sri Panggung. (Foto: Merahputih.com/Dekritawj)

Berjalannya GIK selama beberapa tahun terakhir tak terlepas dari dukungan dan komitmen Djarum Foundation untuk memperkenalkan kesenian dan melestarikan budaya Indonesia kepada para pengunjung.

“Dengan adanya program yang kami kembangkan di Galeri Indonesia Kaya ini bisa jadi kesempatan bagi para pelaku seni di industri kreatif agar bisa lebih maju lagi ke depannya” lanjut Renita.

Harapan terbesar Renita adalah ruang publik kesenian ini dapat ditiru oleh pihak atau perusahaan lain. Ruang ini diharapkan bisa menjalin kerjasama yang baik untuk mengembangkan budaya kesenian.

Tiap pertunjukan atau pameran seni di GIK tak memungut biaya sedikit pun alias gratis. Ruang seni ini sudah terbuka untuk umum mulai tanggal 13 Mei 2023. (dkr)

Baca juga:

SPY x FAMILY Gelar Pameran Seni Pertamanya

#Seniman
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Fun
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Lawless Jakarta dan Magnumotion menggelar kompetisi seni Scream of The Sirens dengan total hadiah Rp50 juta, iPad Pro, dan peluang magang bagi peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
ShowBiz
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 menggandeng seniman visual Marishka Soerkarna untuk merumuskan konsep artistik festival melalui pendekatan visual yang sarat emosi dan refleksi sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Synchronize Festival 2026 menggandeng seniman multidisiplin Marishka Soekarna untuk merancang identitas visual festival. Simak profil dan konsep visual yang diusung.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Fun
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Art Jakarta Papers 2026 sukses digelar. Pameran ini mencatat 9.289 pengunjung di edisi perdana.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Lifestyle
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Art Jakarta Papers 2026 digelar pada 5-8 Februari. Pameran ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Lifestyle
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Galeri di Art Jakarta 2025 ini menarik perhatian pengunjung. Pameran seni itu sudah resmi ditutup pada Minggu (5/10) kemarin.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Fun
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Seni rupa dapat menjadi jembatan para seniman lokal dengan panggung seni internasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Lifestyle
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Art Jakarta 2025 menampilkan 75 galeri dari 16 negara. Nantinya, ada segmen unggulan di Art Jakarta 2025 yang tak boleh dilewatkan.
Soffi Amira - Rabu, 24 September 2025
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Lifestyle
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Heineken menghadirkan pengalaman seru lewat Ahhhterwork. Pengalaman ini mengubah rasa lelah menjadi momen santai.
Soffi Amira - Jumat, 19 September 2025
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Bagikan