MERAHPUTIH.COM - WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan penyebab jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tepatnya di dekat Gang Empang, depan Bengkel Alpino Knalpot. Berdasarkan hasil penelusuran teknis, jalan ambles dipicu pengeroposan struktur pipa besi bergelombang atau Aramco yang diperkirakan telah berusia lebih daripada 30 tahun.
Jenis besi ini usianya sudah cukup tua, mungkin lebih daripada 30 tahun. Struktur yang menua pasti mengalami pengeroposan. Fenomena seperti ini juga bisa saja terjadi di titik lain di Jakarta karena masih ada struktur Aramco dengan kondisi serupa.
Wagub DKI Jakarta Rano Karno
Ia menjelaskan penanganan saluran di kawasan tersebut memiliki tantangan teknis karena aliran air di bawah jalan berasal dari Waduk Universitas Indonesia dan melintas di bawah rel kereta api. Oleh karena itu, perbaikan tidak bisa dilakukan dengan metode penggalian biasa.
"Karena salurannya berada di bawah perlintasan rel kereta api, penanganannya tidak bisa dengan penggalian konvensional. Kami harus menggunakan metode pengeboran atau penekanan pipa langsung menuju waduk," urainya.
Baca juga:
Wagub Rano Sebut Jalan Ambles Bisa Terjadi di Sejumlah Wilayah Jakarta
Saat ini, struktur saluran penahan baru telah diperkuat menggunakan beton berkualitas tinggi K-400. Penguatan itu diharapkan meningkatkan ketahanan saluran dan badan jalan agar lebih aman bagi pengguna jalan.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI melalui Dinas SDA juga melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap jaringan saluran yang masih menggunakan struktur Aramco berusia tua. Pemetaan dilakukan untuk mengidentifikasi titik rawan dan mempercepat mitigasi jika ditemukan potensi kerusakan serupa di lokasi lain.
"Kami tidak ingin menutup-nutupi risiko yang ada, tetapi fokus pada langkah antisipasi. Semua skenario harus disiapkan. Kita harus siap menghadapi kemungkinan terburuk agar mitigasi dan penanganan bisa langsung dilakukan dengan cepat,” tutur Rano.
Proses inventarisasi titik rawan masih berlangsung dengan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk pemetaan jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum yang sebagian infrastrukturnya juga telah berusia tua.(Asp)
Baca juga:
Box Culvert Beton Gantikan Saluran Lama Jalan Ambles di Lenteng Agung

