MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mendorong masyarakat untuk bersemangat mengikuti vaksinasi COVID-19 dalam menyelesaikan wabah virus corona.
Apalagi saat ini vaksinasi di ibu kota tak lagi dibatasi dengan zonasi. Warga secara leluasa bisa datang langsung ke sentra vaksin atau bahkan lewat mobil vaksin keliling untuk disuntik kekebalan daya tahan tubuh dari serangan virus COVID-19.
Baca Juga
Jokowi: Jangan Sampai Ada Guru dan Petugas Sekolah Terlewat Divaksin
"Sekali lagi bagi warga Jakarta segerakan mengikuti vaksin di mana saja, sekarang sudah tidak dibatasi zonanya," ucap Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan, Rabu (14/7).
Menurutnya, saat ini sangat penting warga mendapatkan vaksin COVID-19 guna melawan pandemi. Jika virusnya sudah hilang dan kasusnya corona melandai, dipastikan Jakarta akan kembali normal seperti sedia kala.
"Bahkan sudah sampai 12 tahun dimungkinkan anak-anak kita supaya nanti bisa sekolah tatap muka pada waktunya kita harapkan," papar dia.
Mantan anggota DPR RI ini menegaskan, jika Pemerintah DKI tengah menggalakan vaksinasi. Dalam sehari klaim Riza pihaknya telah menyuntik lebih dari 100 ribu orang dan capaian itu melampaui target yang telah ditetapkan.
Riza menilai, pencapaian program yang digalakan pemerintah itu akan sia-sia jika masyarakat abai dan tak patuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dan aturan PPKM Darurat.
"Kegiatan vaksinasi ini penting, jadi Pemprov DKI Jakarta selain meningkatkan 3T, testing, tracing dan treatment, kita juga mendukung peprcepatan pelaksanaannya dan peprcepatan vaksinasi," urainya.
Adapun target DKI Jakarta 8,5 juta orang yang divaksin di tahun 2021 ini. Kemudian target Presiden Jokowi, Pemprov DKI pada bulan Agustus 2021 dapat menyuntik 7,5 orang. "Pak gubernur menargetkan juga 7,5 di bulan Agustus," terangnya
Sejauh ini Pemerintah DKI Jakarta telah menyuntik hampir 7,5 juta orang untuk dosis pertama dan dosis kedua. Untuk dosis 1 sudah 5.540.335 orang dan dosis kedua sebanyak 1.952.865 orang.
"Dosis 1 dan 2 sudah mencapai 7.497.201 dosis. inshallah kita akan emmasuki target tak lama lagi untuk mencapai 7,5 juta. sedangkan target seluruhnya 8,5 akan dicapai sebelum akhir tahun mudah-mudahan lebih cepat lagi," tutupnya. (Asp)
Baca Juga
Wagub DKI: Pelaksanaan PCR Meningkat, Angka Kematian Menurun

