Volume Sampah Meningkat Akibat Warga Kurang Sadar Kebersihan

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Kamis, 30 Juni 2016
Volume Sampah Meningkat Akibat Warga Kurang Sadar Kebersihan

Pekerja dari Dinas Kebersihan yang sedang membersihkan sampah di aliran Kali Jagakarsa, Jakarta, Kamis (30/6). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Meningkatnya volume sampah yang menumpuk di sepanjang aliran Kali Jagakarsa, menurut Pengawas Dinas Kebersihan Badan Air DKI Jakarta Muhammad Irvan Arifiandi dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan.

"Sampah di Jakarta semakin parah karena warga belum memiliki kesadaran yang tinggi terhadap kebersihan sungai," ungkap Irvan (40) di Jagakarsa, Jakarta, Kamis (30/6).

Karena itu, tambah Irvan, meski setiap hari sering dilakukan pembersihan sungai, sampah pun tidak pernah berkurang justru sebaliknya.

Ia juga mengatakan minimnya fasilitas membuat kinerja para petugas jadi agak melamban. "Kami keluar dari jam setengah delapan sampai jam tiga sore. Kesulitan kami masalah fasilitas seperti cangkrang dan golok. Selain itu, tempat parkir mobil dinas juga tidak ada. Jadi kami kerja ekstra," katanya.

Dalam hal ini, ia kembali berharap agar masyarakat dapat melihat kondisi para pekerja dan tentunya kesadaran yang tinggi terhadap kebersihan lingkungan.

Menanggapi ihwal demikian, Muhammad Husen selaku petugas kebersihan juga menuturkan hal yang serupa. Minimnya kesadaran masyarakat justru membuat volume sampah di Jakarta semakin meningkat.

"Semua kembali lagi kepada masyarakat. Kalau mereka menjaga kebersihan, sampah tidak menumpuk dan Jakarta bisa bebas banjir," sambungnya. (Ard)

BACA JUGA:

  1. Gunakan Bahan Bakar Sampah Plastik, Mahasiswa Usakti Keliling 50 Kota
  2. Keluh Kesah Petugas Kebersihan Air Ibu Kota
  3. Yuk, Liburan Seru Murah Meriah di Kota Tua
  4. Suasana Liburan di Kota Tua Jakarta
  5. Seni Lukis Jalanan di Kota Tua
#Suku Dinas Kebersihan DKI Jakarta #Sampah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Bagikan