MerahPutih.com - Momen mudik Lebaran tahun ini diyakini bakal berbeda dibandingkan sebelumnya. Sebab, sudah dua tahun masyarakat dilarang pulang kampung karena pandemi COVID-19.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memprediksi volume kendaraan akan mengalami peningkatan saat arus mudik 2022 nanti.
Baca Juga
"Naik antara 10-15 persen dibandingkan dengan mudik tahun 2019," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Selasa (19/4).
Berdasarkan data yang dikutip dari Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia (Siasati) Kementerian Perhubungan(Kemenhub), jumlah pemudik pada 2019 pada H-7 hingga H-1 lebaran berjumlah 7,2 juta pemudik.
Baca Juga
Sambodo menjelaskan pihaknya membuka puluhan pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik arus mudik. Ini untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.
"Ini sedang kami hitung, karena semua titik kita usahakan ada posnya. Mungkin diatas sekitar 40-an lebih, pos pengamanan dan pos pelayanan," jelasnya.
Selain itu, Sambodo juga memastikan Polda Metro Jaya tidak lagi melakukan penyekatan baik saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
"Yang jelas tidak ada penyekatan pada saat pengamanan arus mudik maupun arus balik," tutur dia. (Knu)
Baca Juga
85 Juta Pemudik Berangkat Hampir Bersamaan, Skenario Operasi Lapangan Harus Cermat