85 Juta Pemudik Berangkat Hampir Bersamaan, Skenario Operasi Lapangan Harus Cermat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 April 2022
85 Juta Pemudik Berangkat Hampir Bersamaan, Skenario Operasi Lapangan Harus Cermat

Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas. ANTARA/Sumarwoto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik lebaran setelah 2 tahun dilarang. Mudik Lebaran tahun ini, diyakini tidak sekadar memenuhi rasa rindu masyarakat pada kampung halaman, tetapi merupakan upaya pemulihan perekonomian nasional.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta Pemerintah mengantisipasi setiap risiko yang muncul dari aktivitas mudik Lebaran 2022, agar mampu mendorong roda perekonomian nasional.

Baca Juga:

Wali Kota Medan Larang Keras ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

"Pilihan dari setiap kebijakan pasti ada risikonya, tinggal bagaimana kita mampu mengantisipasi setiap risiko yang muncul seperti pada kebijakan mempersilakan masyarakat untuk mudik Lebaran pada tahun ini," kata Lestari Moerdijat.

Ia menyebutkan, sejumlah risiko seperti ada 15 persen kelompok masyarakat yang masih rawan terpapar COVID-19 karena beberapa hal, misalnya belum divaksin serta balita dan anak-anak sehingga belum memiliki imunitas yang memadai.

Lestari mengutip pernyataan epidemiolog UI Pandu Riono yang mengungkapkan bahwa pada bulan November dan Desember 2021 tingkat imunitas penduduk cukup tinggi mencapai 90 persen sehingga masyarakat Indonesia secara rata-rata sudah memiliki imunitas.

"Namun, masih ada 15 persen masyarakat yang tidak pernah terinfeksi dan belum mendapatkan vaksinasi sehingga rawan apabila terpapar COVID-19," ujarnya.

Lonjakan keberangkatan pemudik, kata dia, juga berisiko menciptakan kemacetan di beberapa jalur mudik yang bisa berakibat fatal. Antisipasinya terus mengupayakan peningkatan imunitas masyarakat melalui pengaplikasian vaksin booster dan pengaturan yang cermat arus mudik dengan sejumlah simulasi dan skenario operasi di lapangan.

"Pergerakan sekitar 85 juta pemudik tahun ini secara hampir bersamaan tentunya membutuhkan pengelolaan yang mumpuni dari semua sisi untuk menghindari terjadinya korban jiwa," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo mengingatkan kemungkinan kemacetan saat mudik Lebaran 2022 karena pengguna transportasi darat bakal meningkat pada hari raya kali ini.

"Jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat signifikan jika dibanding tahun-tahun sebelumnya karena ini pertama kali Pemerintah memperbolehkan mudik setelah pandemi COVID-19. Dari 79,4 juta pemudik tahun ini, sekitar 75 persen (60,47 juta pemudik) akan menggunakan transportasi darat," kata Sigit.

 Para penumpang arus mudik libur natal dan tahun baru yang turun maupun naik di pelabuhan Pelabuhan Pantoloan Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (26/12/2019).(ANTARA/HO-Hakir).
Para penumpang arus mudik libur natal dan tahun baru yang turun maupun naik di pelabuhan Pelabuhan Pantoloan Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (26/12/2019).(ANTARA/HO-Hakir).

Sigit mengemukakan, kelaikan sarana transportasi tentu menjadi perhatian guna meminimalkan kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas terkait dengan tingginya angka pemudik yang menggunakan transportasi darat

"Karena 75 persen pemudik menggunakan angkutan darat, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum, kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas juga bisa naik," kata dia.

Ia memandang perlu Pemerintah memperketat pemeriksaan kelaikan angkutan umum untuk angkutan pemudik sebab keselamatan dan keamanan angkutan harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan mudik.

Selain kelancaran mudik, kata dia, keselamatan juga harus mendapat perhatian. Oleh karena itu, setiap kendaraan yang akan digunakan mudik harus benar-benar laik jalan.

"Jangan sampai ada yang KIR-nya bodong, jadi pemeriksaannya harus diperketat, khususnya untuk angkutan umum," kata Sigit. (Pon)

Baca Juga:

Kendaraan Langgar Ganjil Genap saat Mudik Bakal Dikeluarkan dari Tol

#Mudik #Arus Mudik #Lebaran #Idul Fitri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Berdasarkan data lebih dari 57 persen pendatang baru yang datang ke Jakarta berada pada usia produktif yaitu 20-39 tahun
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Indonesia
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan Lebaran Betawi 2026 dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Indonesia
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga III, Dermaga MB 4, LCM dan Dermaga Bulusan, serta didukung empat kapal perbantuan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang,  ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
Fun
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Ada cara mengatasi post holiday blues setelah Lebaran. Meski terasa mengganggu, kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa langkah.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Indonesia
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Pembentukan TGPF juga menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Indonesia
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Bagikan