MerahPutih.com - Keberangkatan calon jemaah haji ke Arab Saudi tahun 2024 semakin dekat. Kementerian Agama (Kemenag) menyebut, 554 kloter sudah rampung visa-nya.
"Total ada 213.079 jemaah sudah terbit visa-nya," terang Direktur Layanan Haji dalam Negeri Kementerian Agama Saiful Mujab dikutip di Jakarta, Jumat (10/5).
Menurut Mujab, proses pemeriksaan jemaah haji reguler sebenarnya sudah selesai, total 100 persen. Namun, ada jemaah yang membatalkan keberangkatan karena beragam sebab. Misalnya, sakit, wafat, atau alasan lainnya.
"Tim Dokumen Haji sedang memproses lagi 241 visa sebagai pengganti jemaah yang sudah tervisa namun batal berangkat," jelas Saiful Mujab.
Baca juga:
Pentingnya Senam Haji di Dalam Pesawat Saat Menuju Tanah Suci
Dia berharap jemaah yang sudah mempunyai visa semua sehat hingga menjalankan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air. “Sehingga, tidak ada lagi kuota jemaah yang harus digantikan karena batal berangkat,” jelas Saiful Mujab.
554 kloter terdistribusi dalam 14 embarkasi yakni Embarkasi Aceh (BTJ), Kualanamu (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG), Palembang (PLM), Jakarta - Pondok Gede (JKG), Jakarta - Bekasi (JKS), Kertajati (KJT), Solo (SOC), Surabaya (SUB), Lombok (LOP), Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), dan Makassar (UPG).
Rinciannya, 294 kloter terbang dengan Garuda Indonesia. Lalu 260 kloter terbang dengan Saudia Airlines. Calon Jemaah haji Indonesia akan terbang secara bertahap ke Arab Saudi mulai Minggu 12 Mei 2024.
Baca juga:
Proses pemberangkatan jemaah akan berlangsung hingga 10 Juni 2024. 437 petugas Daker Bandara dan Daker Madinah sudah diberangkatkan untuk bersiap melayani kedatangan dan melayani jemaah haji Indonesia.
Tahun 2024 ini, Indonesia mendapat 241 ribu kuota. Jumlah ini terdiri dari 213.320 jemaah reguler dan 27.680 jemaah khusus. (Knu)