Viral Video Oknum Letkol vs Kolonel TNI AU Berkelahi Hingga Berdarah, Nih Penjelasannya

Thomas KukuhThomas Kukuh - Sabtu, 12 Agustus 2017
Viral Video Oknum Letkol vs Kolonel TNI AU Berkelahi Hingga Berdarah, Nih Penjelasannya

Salah satu perwira TNI AU yang berkelahi hingga berdarah. (youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Netizen lagi-lagi mendapat disuguhi tontonan yang memalukan terkait perilaku anggota TNI. Kali ini video pertengkaran antara pamen TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menjadi viral di media sosial. Parahnya pertarungan fisik hingga menyebabkan luka-luka itu dilakukan oleh dua perwira menengah matra udara. Mereka yang berseteru berpangkat kolonel dan letkol.

Tampak dalam video yang beredar itu, Letkol kes drg Siswanto sedang memegangi gagang pintu bersama perwira yang lainnya. Hidung Siswanto bersimbah darah.

Dengan napas terengah-engah dia berusaha menahan agar pintu yang dipegangnya tak terbuka. Sebab, di ruangan di balik itu ada Kolonel Lek Andi Herwanto. Ya, informasinya kedua perwira inilah yang baru saja berseteru. Keduanya masih tampak emosi, namun Siswanto menahan agar Andi tak keluar ruangan.

Terdengar suara perempuan yang juga sedang emosi. “Anda ini pamen (perwira menengah),” dengan nada kesal seolah memperingatkan perwira itu.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Penerangan AU Marsekal Pertama TNU Jemi Trisonjaya mengeluarkan pernyataan resmi.

“Telah terjadi kesalahpahaman antara dua orang pamen TNI yang perpangkat letkol dan kolonel di Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut (Lakesgilut) Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat (11/8),” kata Jemi.

Dia menerangkan, kejadian ini bermua saat adanya kegiatan pembinaan rutin di lingkungan Lakesgilut. Saat itu, Siswanto memberikan teguran terhadap drg Lini yang merupakan bawahannya.

Nah, merasa tak terima, Lini melapor ke suaminya yang tak lain adalah Kolonel Andi.

Mendapat keluhan dari sang istri, Andi langsung mendatangi kantor Lakesgilut dan menemui Siswanto. Siswanto pun menjelaskan tentang teguran dan arahan yang dia berikan untuk Lini. “Pertemuan yang awalnya berupa diskusi berubah menjadi tegang hingga terjadi kesalahpahaman,” lanjut Jemi.

Soal darah yang mengucur dari hidung Siswanto, Jemi mengatakan bahwa itu disebabkan terbentur kepala Andi secara tidak sengaja. “Berita yang beredar bahwa itu karena pumukulan, tidak benar,” ujarnya.

Karena tak ingin kesalahpahaman berlanjut, Siswanto segera keluar ruangan dan mengunci Andi di dalam ruangan. Tujuannya agar ketegangan tidak semakin tinggi dan memberikan kesempatan agar emosi mereka menurun.

“Kejadian yang berawal dari kesalahpahaman itu sudah reda. Keduanya sudah didamaikan oleh Pomau Lanud Halim. Mereka saling memaafkan,” kata Jemi. (*)

#TNI AU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
18 Juni 2026 Skuadron Udara 18 Lahir, Rumah Falcon 8X TNI AU Pesawat Tamu VVIP Negara
TNI AU meresmikan Skuadron Udara 18 di Lanud Halim Perdanakusuma sebagai rumah baru enam pesawat Falcon 8X untuk mendukung penerbangan VIP dan VVIP kenegaraan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
18 Juni 2026 Skuadron Udara 18 Lahir, Rumah Falcon 8X TNI AU Pesawat Tamu VVIP Negara
Indonesia
Syarat Ketat, Penerbang Pesawat Tempur Rafale Wajib Ikut Pelatihan dan Lolos Seleksi
Proses pelatihan calon penerbang pesawat tempur Rafale masih terus berjalan seiring persiapan kedatangan armada jet tempur asal Prancis tersebut ke Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Syarat Ketat, Penerbang Pesawat Tempur Rafale Wajib Ikut Pelatihan dan Lolos Seleksi
Indonesia
Rafale, Jet Tempur Canggih yang Hanya Bisa Dikuasai 8 Pilot TNI AU
Rafale, jet tempur canggih buatan Prancis, hanya bisa dioperasikan oleh delapan pilot TNI AU yang lolos seleksi ketat.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Rafale, Jet Tempur Canggih yang Hanya Bisa Dikuasai 8 Pilot TNI AU
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
Alasan TNI Rekrut Pilot Sipil Jadi Penerbang Pesawat Angkut dan Helikopter
Para penerbang tersebut kemudian mengikuti pendidikan penyesuaian standardisasi oleh TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Alasan TNI Rekrut Pilot Sipil Jadi Penerbang Pesawat Angkut dan Helikopter
Indonesia
Di Kokpit Indonesia One, Prabowo Ucapkan Selamat HUT Ke-80 TNI AU, Beri Semangat Pada Elang Muda
Kepala Negara menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para personel TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Di Kokpit Indonesia One, Prabowo Ucapkan Selamat HUT Ke-80 TNI AU, Beri Semangat Pada Elang Muda
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Indonesia
Bakal Punya Jet-Jet Tempur Baru, TNI AU Ubah Pola Pendidikan Pilot AAU
TNI AU membuka kesempatan bagi penerbang sipil untuk bergabung melalui program Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP).
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Bakal Punya Jet-Jet Tempur Baru, TNI AU Ubah Pola Pendidikan Pilot AAU
Indonesia
TNI AU Rekrut 31 Pilot Sipil, Digembleng di Lanud Adisutjipto Bawa Pesawat Logistik dan Heli
TNI AU merekrut puluhan pilot sipil untuk penempatan sebagai penerbang pesawat angkut dan helikopter militer.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
TNI AU Rekrut 31 Pilot Sipil, Digembleng di Lanud Adisutjipto Bawa Pesawat Logistik dan Heli
Bagikan