Pesawat Tempur Rafale Milik TNI-AU Tiba di Indonesia, ini Kelebihannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Tempur Rafale Milik TNI-AU Tiba di Indonesia, ini Kelebihannya

Pesawat tempur Rafale.(foto: Dassault Aviation)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INDONESIA telah menerima tiga unit pesawat jet tempur Rafale di Landasan Udara (lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Kedatangan pesawat tempur ini merupakan tindak lanjut penandatanganan kontrak pembelian 42 unit Rafale pada 2022 silam.

Rafale merupakan jet yang dikembangkan Prancis sebagai pesawat multirole untuk kekuatan tempur udara. Manufaktur Rafale ditujukan untuk menggantikan tipe Mirage dan Jaguar yang menua pada era akhir Perang Dingin.

Rafale pertama kali masuk dinas Angkatan Laut Prancis pada 2004 dan Angkatan Udara Prancis pada 2006. Pesawat ini dirancang sebagai pesawat multimisi yang bisa mengubah peran serangan maupun pengintaian dalam satu penerbangan.

Kedatangan ini menandai tahapan awal pengoperasian jet tempur generasi 4,5 tersebut di Tanah Air.

Baca juga:

Menilik Jet Tempur Misi Rafale 2024 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta

Kelebihan Pesawat Tempur Rafale



Rafale merupakan pesawat tempur multirole produksi Dassault Aviation yang mampu menjalankan berbagai misi, mulai dari penguasaan udara, serangan darat, pengintaian, hingga operasi maritim.

Pesawat ini memiliki kecepatan maksimum sekitar Mach 1,8 dan dilengkapi kemampuan pengisian bahan bakar di udara untuk memperluas jangkauan operasi.

Dari sisi teknologi, Rafale dibekali radar AESA, avionik terintegrasi, serta sistem peperangan elektronik SPECTRA yang berfungsi mendeteksi, mengganggu, dan menangkal ancaman musuh. Untuk persenjataan, pesawat ini mampu membawa berbagai rudal udara-ke-udara, bom berpemandu presisi, serta senjata jarak jauh berakurasi tinggi.

Dengan fitur tersebut, harga per unit Rafale diperkirakan mencapai USD 115 juta atau sekitar Rp 1,63 triliun.

Keunggulan Rafale berada di fungsi integrasi sensor, peperangan elektronik kuat, dan kemampuan adaptasi segala cuaca. Desainnya membuat pesawat jet ini lincah sekaligus stabil pada berbagai manuver terbang.

Tiga pesawat Rafale yang tiba ini direncanakan akan memperkuat satuan tempur TNI-AU yang telah ditetapkan, seiring dengan proses pembentukan dan kesiapan skuadron pengguna.

Penempatan tersebut dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan infrastruktur, personel, serta sistem pendukung lainnya.

Kementerian Pertahanan menyatakan kehadiran Rafale menjadi bagian dari program modernisasi alutsista, sekaligus upaya meningkatkan daya tangkal dan kemampuan pertahanan udara nasional di tengah perkembangan situasi keamanan regional.(knu)

Baca juga:

Mengenal Pesawat Tempur Rafale, Calon Alutsista TNI yang Kebal Gangguan Radar




Foto : Pesawat tempur Rafale/Dassault Aviation

#TNI AU #Pesawat Tempur #Kementerian Pertahanan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Tempur Rafale Milik TNI-AU Tiba di Indonesia, ini Kelebihannya
Kedatangan ini menandai tahapan awal pengoperasian jet tempur generasi 4,5 tersebut di Tanah Air.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Tempur Rafale Milik TNI-AU Tiba di Indonesia, ini Kelebihannya
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Lantik Noe Vokalis Letto Jadi Tenaga Ahli Urusan Geopolitik, Kemhan: Faktor Kompetensi dan Rekam Jejak
Tidak ada kaitan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, maupun faktor non-institusional
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Lantik Noe Vokalis Letto Jadi Tenaga Ahli Urusan Geopolitik, Kemhan: Faktor Kompetensi dan Rekam Jejak
Indonesia
Kemhan Buka Suara soal BMW Berpelat Dinas yang Viral di Media Sosial
Viral BMW 430i putih diduga memakai pelat dinas Kemhan. Kementerian Pertahanan menegaskan pelat tersebut palsu dan tidak sah. Simak penjelasan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Kemhan Buka Suara soal BMW Berpelat Dinas yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Letkol Supriyanto menjelaskan secara detail spesifikasi kotak yang digunakan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Indonesia
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Peristiwa ini meletus di area operasional PT Sultan Rafli Mandiri pada Minggu (14/12)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Indonesia
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Akibat amuk massa tersebut, kendaraan operasional perusahaan mengalami kerusakan parah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Indonesia
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Uji terbang ini dilakukan untuk memastikan kualitas pesawat pesanan Kementerian Pertahanan itu sebelum dikirim ke Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Indonesia
Lidik Dugaan Korupsi Whoosh, KPK Telusuri Status Lahan di Halim Benar Tidak Milik TNI AU
KPK mengumumkan dugaan korupsi proyek Whoosh sudah naik ke tahap penyelidikan sejak awal 2025.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Desember 2025
Lidik Dugaan Korupsi Whoosh, KPK Telusuri Status Lahan di Halim Benar Tidak Milik TNI AU
Indonesia
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
Insiden terkendala oleh kabel
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
Bagikan