Vihara Diserbu PPKS Pemburu Angpao, Satpol PP Kewalahan Pisahkan Emak-Emak Militan Cekcok Mulut

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Vihara Diserbu PPKS Pemburu Angpao, Satpol PP Kewalahan Pisahkan Emak-Emak Militan Cekcok Mulut

Penyandang Pemerlu Kesejahteraan Sosial (PPKS) memadati area sekitar Vihara Dharma Bhakti, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026) siang. ANTARA/Risky Syukur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aroma hio yang menyeruak di udara Vihara Dharma Bhakti, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (17/2) siang harus beradu dengan riuhnya sorak-sorai massa yang memadati trotoar.

Bukan hanya umat yang ingin sembahyang, namun puluhan Penyandang Pemerlu Kesejahteraan Sosial (PPKS) tampak duduk bersila, berjajar rapi namun menyesakkan jalan. Para PPKS menanti tetesan keberuntungan berupa angpao.

Suasana khidmat Imlek pun seketika berubah menjadi medan perjuangan bagi petugas yang mencoba mengurai benang kusut kemacetan.

Strategi Penjagaan di Tengah Kerumunan Massa

Puluhan personel Satpol PP terlihat bekerja ekstra keras menghalau massa agar tidak meluber ke tengah jalan. Keberadaan para pemburu angpao yang membawa anak kecil hingga bayi ini memicu penyempitan jalur yang signifikan di depan vihara.

Petugas pun harus berulang kali memberikan peringatan melalui pengeras suara agar akses kendaraan tidak tertutup total.

"Kita imbau supaya mereka tidak terlalu berkerumun sehingga tidak mengganggu kendaraan yang lewat," ujar Kasatpol PP Tamansari, Goodman Sidabutar dikutip Antara, Selasa (17/2).

Goodman menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan sedikitnya 50 personel yang disebar ke beberapa titik vital.

"Kita bagi dua, satu di Vihara Dharma Bhakti, satu di Vihara Toa Se Bio," tambahnya.

Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas ibadah dan arus lalu lintas tetap berjalan meski di tengah tekanan massa yang membludak.

Cekcok Antrean Hingga Kemacetan Panjang

Kondisi di lapangan sempat memanas ketika terjadi gesekan antar-warga yang didominasi emak-emak yang berebut posisi antrean. Anak-anak yang berlarian di area parkir serta kehadiran bayi yang dibawa orang tuanya menambah kesan semrawut di pusat perayaan Imlek tersebut.

Kerumunan massa ini diakui menjadi biang keladi mandeknya roda kendaraan di kawasan Tamansari sejak siang hari.

"Iya pasti macet karena banyak kerumunan ya. Jadi kita urai, kita bantu untuk mengurai kemacetan di setiap titik penjagaan," tutur Goodman.

Rencananya, penjagaan ketat ini akan terus berlanjut hingga Selasa malam guna mengantisipasi gelombang massa susulan yang diprediksi masih akan berdatangan ke area vihara.

#Satpol PP #Vihara #Vihara Dharma Bhakti #Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Satpol PP DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub DKI dalam melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Indonesia
White Rabbit PIK 2 Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
White Rabbit PIK 2 resmi ditutup oleh Satpol PP DKI Jakarta. Tempat hiburan malam itu terbukti melanggar aturan dan adanya penemuan narkoba.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
White Rabbit PIK 2  Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
Indonesia
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Di tingkat kelurahan, jumlah anggota Satpol PP rata-rata hanya berkisar 7 hingga 10 orang, sedangkan tuntutan pengamanan dan penertiban berlangsung 24 jam.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Indonesia
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Wagub Rano Karno dorong Satpol PP DKI respons cepat aduan warga. Pemprov siapkan Mako dan Command Center untuk dukung Jakarta jadi kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Indonesia
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Satpol PP juga gencar melakukan sosialisasi atau woro-woro menggunakan pengeras suara untuk mengingatkan warga mengenai larangan parkir liar dan aktivitas ilegal lainnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Indonesia
Jukir Liar Pemungut Uang Parkir Dobel di Blok M Square Kocar-Kacir Tak Karuan Usai Disatroni Satpol PP, 6 Orang Berhasil Diringkus
Selain menyasar tukang parkir tanpa izin, operasi gabungan turut menjangkau tujuh pedagang kaki lima (PKL). Para pedagang tersebut terbukti melanggar aturan dengan berjualan bukan pada tempat peruntukannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 April 2026
Jukir Liar Pemungut Uang Parkir Dobel di Blok M Square Kocar-Kacir Tak Karuan Usai Disatroni Satpol PP, 6 Orang Berhasil Diringkus
Bagikan