Merahputih.com - Angin malam di Jatinegara, Jakarta Timur biasanya hanya membawa aroma besi beradu rel dan debu jalanan. Namun, kegelapan perlintasan kereta api di Jalan Bekasi Timur mendadak menjadi panggung aksi tak senonoh sepasang sejoli tengah malam.
Bahkan, rekaman video aktivitas mesum tersebut seketika meledak di media sosial lalu viral dan memicu kegaduhan warga serta respons kilat aparat penegak perda.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur bergerak cepat menutup total akses liar menuju kawasan rel kereta api dekat stasiun Jatinegara. Langkah tegas diambil sebagai buntut viral video pasangan melakukan perbuatan asusila tepat di sisi jalur baja tersebut.
Baca juga:
BPM Fakultas Hukum UI Pecat Belasan Mahasiswa Terlibat Skandal Grup Chat Mesum
“Langkah dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel,” tegas Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, Kamis (7/5).
Blokade Akses dan Teror Lampu Terang
Penutupan akses merupakan kesepakatan utama hasil koordinasi lintas instansi di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Muhammadong menyebut masyarakat selama ini memanfaatkan jalur masuk tersebut secara bebas tanpa izin. Padahal, area rel kereta api termasuk kawasan terbatas berbahaya bagi aktivitas warga.
Selain membahayakan nyawa, celah masuk liar memicu kemunculan aktivitas negatif pengganggu ketertiban umum. Guna mempersempit ruang gerak pelaku asusila, Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama PT KAI akan menambah intensitas cahaya sekitar lokasi. Penerangan ekstra bertujuan menghapus titik-titik gelap rawan penyalahgunaan.
“Kawasan minim penerangan memang berpotensi disalahgunakan. Karena itu, penerangan akan ditambah agar pengawasan lebih optimal,” ujar Muhammadong menambahkan poin evaluasi lapangan.
Patroli Gabungan Tiga Pilar
Aparat tidak hanya mengandalkan tembok fisik dan lampu. Patroli gabungan rutin mulai digelar malam hari melibatkan unsur Tiga Pilar Kecamatan Jatinegara bersama petugas pengamanan internal PT KAI.
Langkah ini merupakan bentuk respons cepat atas keresahan masyarakat usai video hubungan intim berdurasi singkat tersebut menghiasi layar ponsel warga.
Baca juga:
Kucing-kucingan Sama Imigrasi, Cewek Prancis Pemeran Video Mesum Ojol Ditangkap di Bali
Penataan akses serta penguatan pengawasan diharapkan mampu menciptakan lingkungan lebih aman sekaligus mencegah kawasan rel menjadi tempat pelanggaran norma. Hingga monitoring selesai, situasi keamanan lokasi dilaporkan tetap kondusif.
“Masyarakat juga kami minta ikut menjaga lingkungan dan tidak memasuki area rel sembarangan karena sangat berbahaya,” tutur Muhammadong dikutip Antara.