Video Detik-Detik Serangan Teroris di Cikokol, Tangerang

Ana AmaliaAna Amalia - Jumat, 21 Oktober 2016
Video Detik-Detik Serangan Teroris di Cikokol, Tangerang

Ilustrasi Pembunuhan Senjata Tajam (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Aksi nekat pemuda 22 tahun, Sultan Azianzah yang secara membabi buta menusuk tiga orang polisi di kawasan pendidikan Cikokol, Tangerang pada Kamis (20/10) membuat geger masyarakat.

Pasalnya aksi Sultan ini dikait-kaitkan dengan jaringan terosis ISIS yang memang sudah beberapa kali melakukan teror di beberapa kota di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sultan hanya seorang diri dalam melakukan aksinya. Bermula dari niat Sultan menempelkan stiker bertuliskan kalimat tauhid di pos polisi Cikokol, Tangerang yang kemudian dilarang oleh polisi yang ada di dalam pos tersebut.

Mereka adalah Kapolsek Tangerang Komisaris Effendi, Kanit Dalmas Polres Metro Tangerang Inspektur Satu Bambang Haryadi, dan angota Satuan Lalu Lintas Polsek Tangerang Brigadir Kepala Sukardi.

Bukannya menurut, Sultan justru langsung membabi buta. Ia melayangkan golok ke tubuh ketiga polisi tersebut, hingga akhirnya ketiga polisi tersungkur karena luka bacok dan luka tusuk.

Polisi lain yang tengah berjaga di area tersebut pun langsung merespon dengan menembakan timah panas sebanyak tiga kali ke kaki Sultan, bukannya menyerah Sultan justru melawan dan terus menyerang.

Hingga akhirnya Polisi menembakan peluru panasnya ke area sekitar perut Sultan, Sultan pun dapat dibekukan kemudian meninggal dunia saat menuju rumah sakit. Berikut video amatirnya:

BACA JUGA:

  1. Pengamat: Setelah Polisi, TNI Berpotensi Jadi Target Teroris
  2. Polisi Sebut Penyerangan di Cikokol Tangerang Terkait ISIS
  3. 3 Polisi Ditusuk Pria Misterius di Cikokol, Tangerang
  4. Terkait Teror ISIS di Tangerang, Polresta Depok Perketat Pos Lalu Lintas
  5. Ini Kata Wali Kota Tangerang Terkait Penusukan 3 Polisi di Cikokol
#Penusukan Cikokol #Cikokol Tangerang #Teroris
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Pada tahun 2025, jumlah korban yang masih aktif dalam layanan LPSK tercatat sebanyak 30 terlindung per Agustus,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Indonesia
ASN Kemenag Jadi Tersangka NII, Wamenag Minta Densus 88 Tidak Gegabah Beri Label Teroris
Densus 88 saat ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan keras (hard approach) dan pendekatan lunak (soft approach)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Agustus 2025
ASN Kemenag Jadi Tersangka NII, Wamenag Minta Densus 88 Tidak Gegabah Beri Label Teroris
Indonesia
Terungkap, Penghubung Teroris dengan Penyedia Dana dan Logistik Selama Ini Bersembunyi di Bogor
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga pelaku terorisme berinisial Y di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Frengky Aruan - Senin, 21 Juli 2025
Terungkap, Penghubung Teroris dengan Penyedia Dana dan Logistik Selama Ini Bersembunyi di Bogor
Indonesia
BNPT Beberkan 4 Sistem Deteksi Dini Cegah Terorisme di 2026
BNPT juga menekankan perannya dalam mewujudkan keamanan nasional yang esensial bagi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 Juli 2025
BNPT Beberkan 4 Sistem Deteksi Dini Cegah Terorisme di 2026
Bagikan