Ventilasi di Rumah Bukan Sekedar sirkulasi Udara

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 16 November 2022
Ventilasi di Rumah Bukan Sekedar sirkulasi Udara

Pentingnya ventilasi untuk mengalirkan udara dari luar ke dalam ruangan. (Pixabay/psaudio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIRKULASI udara sangat penting pada sebuah rumah. Kondisi sirkulasi udara yang baik dapat menciptakan rumah yang sehat dan nyaman.

Udara kotor dalam ruangan akan terus berputar sehingga akan berdampak negatif bagi pernapasan setiap penghuninya. Melansir dari laman CDC (Centre for Disease Control and prevention) menjelaskan bahwa adanya sistem pertukaran udara dapat mengeluarkan polutan yang mengendap dalam ruangan sehingga menyediakan udara yang sehat untuk kita bernapas.

Baca Juga:

Kebiasaan Bangun Pagi Dapat Tingkatkan Kemampuan Verbal

ventilasi
Ventilasi dapat membantu mengeluarkan gas ke luar rumah salah satu jenis gas paling berbahaya jika terus-menerus yakni nitrogen dioksida. (freepik/wirestock)

Secara umum, ventilasi berfungsi mengalirkan udara dari luar ke dalam ruangan dan sebaliknya, sehingga terjadi pergantian udara yang sehat untuk dihirup. Seiring dengan keluarnya udara dari dalam, ventilasi juga menjadi saluran keluarnya polusi dari dalam rumah. Namun, jika kita telisik, terdapat manfaat lain dari ventilasi bagi kesehatan.

Sirkulasi udara ini bertujuan untuk menciptakan ketersediaan udara bersih yang rendah polusi dengan maksud menjaga kelembapan dan suhu yang nyaman bagi penghuni di dalam sebuah bangunan. Ventilasi yang baik menjadi faktor penting yang bisa berdampak pada kesehatan, produktivitas, serta kegiatan lainnya. Tak hanya itu, adanya ventilasi juga dapat membantu menekan penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan.

Umumnya ada dua jenis ventilasi, yaitu ventilasi alami dan mekanik. Ventilasi alami biasanya memanfaatkan tiupan angin yang masuk melalui jendela, pintu, dan ventilasi-ventilasi di atas pintu atau jendela. Sementara, ventilasi mekanik menggunakan kipas angin yang ditempatkan di dalam ruangan atau dipasang pada dinding untuk mengeluarkan dan memasukkan udara ke ruangan.

Berikut adalah beberapa detail yang perlu dicermati untuk mengetahui peran penting ventilasi udara di
rumah:

Baca Juga:

Kulit Gatal tanpa Sebab, Waspada Gejala Diabetes

ventilasi
Ventilasi dapat menjaga kelembapan suatu ruangan sehingga udara menjadi lebih sehat. (Pixabay/Pexels)

Filter udara dari bahan kimia

Salah satu benda penting yang ada di dalam rumah adalah kompor. Kompor mengeluarkan salah satu jenis gas paling berbahaya jika terhirup terus-menerus oleh manusia, yakni nitrogen dioksida.

Gas ini dapat mengakibatkan mengi, meskipun orang yang menghirupnya tidak menderita asma. Ventilasi dapat membantu mengeluarkan gas tersebut ke luar rumah.

Selain itu, saat membersihkan rumah, beberapa orang akan menggunakan produk pembersih yang mengandung zat kimia, seperti amonia, klorin, dan volatile organic compounds (VOCs). Beberapa zat tersebut diketahui dapat membahayakan kesehatan jika terlalu sering terhirup.

Filter udara dari bau hewan peliharaan

Hewan peliharaan yang tinggal di dalam rumah, apalagi dalam kamar tidur, dapat berdampak kepada kualitas udara di dalam ruangan. Meski sangat Anda sayangi, kehadiran mereka bisa memperburuk udara di rumah.

Tak hanya itu, binatang peliharaan juga bisa membawa serta polutan udara, seperti tungau debu yang dapat menyebabkan alergi. Tungau debu ini dapat ditemukan pada benda-benda di rumah, seperti karpet dan bantal.

Membantu kurangi polusi asap rokok

Kegiatan merokok di dalam rumah berisiko meningkatkan beberapa penyakit, seperti asma, bronkitis, dan kanker paru, bagi para perokok pasif yang tinggal bersamanya. Asap yang terjebak di sebuah ruangan, seperti di dalam rumah berisiko menyebabkan sakit tenggorokan dan sakit kepala.

Residu racun dalam rokok dapat menempel pada beberapa benda di dalam rumah hingga waktu yang lama, misalnya pada bantal, pakaian, atau karpet.

Kualitas udara yang buruk berisiko menyebabkan beragam gangguan kesehatan, seperti batuk, sakit tenggorokan, mata berair, atau sesak napas. Seorang penderita asma mungkin akan mengalami serangan asma.

Mengurangi kelembaban ruangan

Perlu diketahui bahwa ruangan yang terlalu lembap dapat menyebabkan pertumbuhan jamur, dan bahkan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada ruangan tersebut. Untuk itu, dengan adanya ventilasi dapat menjaga kelembapan suatu ruangan sehingga udara menjadi lebih sehat. (dgs)

Baca Juga:

Cara Mengobati Telinga Infeksi karena Tindikan

#Kesehatan #Properti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan