Varian Baru COVID-19 Diduga Sudah Menyebar ke Sleman

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 19 Mei 2021
Varian Baru COVID-19 Diduga Sudah Menyebar ke Sleman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menduga varian baru virus COVID-19 telah masuk dan menyebar ke wilayahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo menjelaskan, sejumlah warga menunjukkan tanda-tanda terinfeksi virus varian baru. Joko menjelaskan tanda-tanda tersebut di antaranya proses infeksi lebih cepat dibandingkan varian lama.

Baca Juga

Anies Langsung Tindak 148 Pemudik Positif COVID-19 ketika Masuk Jakarta

Pada virus varian lama proses infeksinya dan muncul gejala lima sampai tujuh hari. Prosesnya pun bertahap dari gejala ringan, sedang lalu berat.

"Tapi untuk varian baru proses infeksinya menghitung hari, dua sampai tiga hari Ada yang baru masuk rumah sakit hari ini besoknya bisa langsung parah," jelasnya di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Sleman DIY, Rabu (19/5)

Selain itu virus lebih cepat menyebar ke paru-paru dan merusak jaringan di dalamnya. Hal ini dapat terlihat jika di rontgen, paru-paru hampir semua berwarna putih. Penderita pun tidak selalu mengalami demam.

"Penderita terkadang sehat tapi tiba-tiba merasa sesak nafas. Ada yang isolasi mandiri tapi meninggal padahal terlihat sehat. Ada juga yang sudah dinyatakan negatif tapi saat pasca pemulihan meninggal dunia karena paru-parunya sudah rusak," tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo. ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo. ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto

Namun hingga kini, Pemkab Sleman belum melakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan adanya virus varian baru. Juga belum diketahui varian baru jenis apa yang mengingfeksi warga Sleman.

Menteri Kesehatan, Budi Gunawan menyatakan tiga varian jenis baru mulai masuk ke Indonesia sejak Januari 2021. Ketiga varian itu adalah varian B.1.1.7 asal Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 asal India, dan varian B.1.351 asal Afrika Selatan.

Joko mengimbau agar warga memiliki alat Oksimetri untuk mengukur kadar oksigen.

"Coba kita untuk ukur kadar oksigen setiap hari. Kalau kadar oksigen di bawah 95 harus segera hubungi dokter atau rumah sakit. Walaupun terlihat sehat tetap langsung lapor,"tegasnya.

Joko mendorong masyarakat untuk segera mendaftarkan diri mengikuti program vaksinasi. Ia memastikan vaksin covid-19 mampu untuk memberikan tubuh kekuatan untuk melawan varian jenis baru.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat total capaian vaksinasi COVID-19 sampai dengan 16 Mei 2021 sebanyak 182.573 orang. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Lebih dari 500 Pemudik di Jakarta Pusat Belum Tes COVID-19

#COVID-19 #Kasus Covid #Sleman
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penetapan Tersangka Kasus Hogi Minaya Disorot, DPR Panggil Aparat Penegak Hukum Sleman
Komisi III DPR memanggil Kapolresta dan Kajati Sleman untuk mendalami penanganan kasus Hogi Minaya yang menuai sorotan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Penetapan Tersangka Kasus Hogi Minaya Disorot, DPR Panggil Aparat Penegak Hukum Sleman
Indonesia
KA Bangunkarta Hantam Mobil dan 2 Motor di Prambanan, 3 Orang Tewas
Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Sleman saat KA Bangunkarta relasi Pasarsenen–Jombang tertemper mobil dan dua motor. Tiga orang tewas dan empat luka-luka.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
KA Bangunkarta Hantam Mobil dan 2 Motor di Prambanan, 3 Orang Tewas
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Bagikan