KA Bangunkarta Hantam Mobil dan 2 Motor di Prambanan, 3 Orang Tewas
KA Bangunkarta relasi Pasarsenin-Jombang tertemper 1 mobil dan 2 motor di perlintasan sebidang Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Selasa (4/11). (Foto: Media Sosial)
MerahPutih.com - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang antara Stasiun Brambanan–Maguwo, tepatnya di Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Selasa (4/11).
Kereta Api Bangunkarta relasi Pasarsenen–Jombang tertemper satu mobil dan dua sepeda motor, menyebabkan tiga orang tewas dan empat lainnya luka-luka.
Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto, membenarkan insiden tersebut.
“Korbannya yang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat, sudah dibawa ke forensik RS Bhayangkara,” kata Dede saat dikonfirmasi.
Menurut Dede, ketiga korban meninggal merupakan pengendara sepeda motor. Dua unit motor terlibat dalam kejadian itu, salah satunya dikendarai sepasang penumpang.
“Tiga orang meninggal dari pengendara motor semua. Dua motor, satu boncengan,” jelasnya.
Sementara itu, empat orang dalam mobil merah yang tertemper kereta dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka.
“Isinya ada empat orang, suami-istri dan dua balita. Suami-istri dirawat di RS Bhayangkara, sementara dua balita dirawat di Rumah Sakit Islam PDHI,” pungkas Dede.
Baca juga:
Batara Kresna Tertemper Mobil Agya di Wonogiri, 1 Korban Tewas dan 5 Luka
Korban Tewas Tertemper KA Batara Kresna di Wonogiri Bertambah Jadi 2 Orang
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut tabrakan terjadi sekitar pukul 10.35 WIB.
“KAI Daop 6 Yogyakarta memohon maaf dan berbelasungkawa atas kejadian ini. Kami sangat menyayangkan dan akan mendampingi setiap proses yang dibutuhkan,” ujar Feni.
Feni memastikan seluruh awak dan penumpang KA 161 Bangunkarta dalam kondisi selamat.
Kereta pun dapat melanjutkan perjalanan usai proses evakuasi di lokasi selesai dilakukan.
“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak. Untuk penyebab kejadian masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan,” tutupnya.
Kecelakaan di perlintasan sebidang masih menjadi persoalan serius dalam keselamatan perjalanan kereta di Indonesia.
KAI dan aparat kerap mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu ketika melintas di jalur kereta api. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Meningkat, H-2 Jadi Tanggal Terfavorit Pemudik
Tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk Lebaran 2026 Bisa Dipesan Hari Ini, Begini Skema Pemesanannya
Lansia Pelaku Pelecehan Dilepas di Tanjung Barat, Dilarang Naik KRL Seumur Hidup
Penetapan Tersangka Kasus Hogi Minaya Disorot, DPR Panggil Aparat Penegak Hukum Sleman
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Rel Pekalongan Mulai Bisa Dilalui, KAI Masih Belum Berani Jalankan Dua Kereta ke Jakarta
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
PT KAI Lakukan 52 Penertiban Bangunan Liar Dekat Jalur Kereta
Penumpang Kereta Meningkat saat Libur Isra Mikraj, Ini 10 Stasiun Tersibuk
Long Weekend Isra Miraj, Warga Jabodetabek Ramai Booking Tiket ke Yogyakarta dan Bandung