Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Vaksinasi COVID-19 Mandiri Atau Berbayar Siapa Mau?

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Januari 2021
Vaksinasi COVID-19 Mandiri Atau Berbayar Siapa Mau?

Presiden Joko Widodo saat divaksin COVID19. (Foto: Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia telah mulai melakukan vaksinasi. Vaksinasi tahap awal ini, diberikan pada tenaga kesehatan. Pemerintahpun berjanji, jika vaksinasi dilakukan gratis pada seluruh rakyat Indonesia, setelah sebelumnya, membagi dua program vaksinasi mandiri alias berbayar dan gratis.

Vaksinasi mandiri alias berbayar dianulir pemerintah sesaat sebelum vasinasi dimulai di Istana Negara, Rabu (13/1).

Tetapi, baru berjalan satu pekan vaksinasi, desakan muncul dari pengusaha yang ingin vaksinasi mandiri alias berbabayar. Desakan ini diungkapkan Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021, Kamis (21/1).

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tak Bisa Menggugat Jika Vaksin COVID-19 Bermasalah

Jokowi berjanji segera memutuskan permintaan para pengusaha tersebut untuk mengizinkan program vaksinasi mandiri. Vaksin COVID-19 mandiri ini akan dilakukan oleh perusahaan bagi karyawannya.

"Karena apa? Kita perlu mempercepat, perlu sebanyak-banyaknya apalagi biaya ditanggung oleh perusahaan sendiri, kenapa tidak. Tetapi sekali lagi, harus kita kelola isu ini dengan baik. Mungkin bisa diberikan asal merek vaksinnya berbeda, untuk tempat vaksin juga berbeda bisa dilakukan," kata Jokowi.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto menegaskan, regulasi program vaksinasi mandiri tengah dipersiapkan. Salah satunya, mengatur pembelian oleh sektor industri tertentu.

Juru Bicara Pemerintah untuk vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan, rencana vaksinasi COVID-19 yang dilakukan secara mandiri diupayakan di luar target sasaran vaksinasi gratis sebesar 70 persen.

Target vaksinasi COVID-19 secara gratis yang diupayakan pemerintah adalah 70 persen dari total penduduk Indonesia. Sementara program vaksinasi COVID-19 secara mandiri direncanakan akan berada di luar target sasaran.

Rencana vaksinasi COVID-19 secara mandiri tersebut, tegas ia, untuk menambah jumlah sasaran yang akan divaksin, sehingga diharapkan dapat mempercepat pencapaian kekebalan komunal.

"Jadi, vaksinasi mandiri nanti akan menambah jumlah orang yang ada di populasi," katanya.

Salah satu perusahaan yang sudah memesan vaksin adalah PT Freeport Indonesia. Perusahaan tambang ini, memastikan akan melakukan vaksinasi COVID-19 secara mandiri kepada sekitar 30 ribu karyawan bersama keluarga mereka dan telah memesan 60 ribu dosis vaksin Shinovac.

Vaksinasi
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden)

Vice President PT Freeport Indonesia Bidang Hubungan Pemerintah Johnny Lingga kepada Antara mengatakan, vaksinasi COVID-19 akan dilakukan kepada seluruh karyawan PT Freeport Indonesia dan keluarga besar karyawan perusahaan subkontraktor saat vaksin Sinovac sudah tiba di Timika yang diperkirakan pada Maret atau April 2021.

"Nanti ketersediaan vaksinnya akan bersamaan dengan yang dikirim ke Pemda Mimika, sekitar bulan Maret atau April," jelas Jonny.

Manajemen Freeport menyambut positif keputusan pemerintah untuk memperbolehkan perusahaan-perusahaan dan badan usaha melakukan vaksinasi mandiri kepada karyawan dan komunitas internalnya agar bisa melindungi mereka dari paparan virus corona yang sangat mematikan.

"Kami akan mengusahakan agar vaksin yang didatangkan nanti mencukupi untuk kebutuhan karyawan semuanya. Untuk karyawan yang bekerja di dataran tinggi (Tembagapura dan sekitarnya) sekitar 15.000 sementara di wilayah dataran rendah diperkirakan 23.000-24.000 itu sudah termasuk anggota keluarga mereka," jelas Jonny.

Ia menambahkan, proses vaksinasi COVID-19 di lingkungan PT Freeport nantinya akan dilakukan secara mandiri oleh tenaga kesehatan yang sudah terlatih baik di RS Tembagapura, Klinik Kuala Kencana dan fasilitas kesehatan lainnya.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roselani mengakui, jika usulan vaksinasi mandiri diungkapkan pada Presiden usai mendapatkan vaksinasi pada 13 Januari.

Ia memastikan, jika pengusaha akan memberikan vaksinasi COVID-19 mandiri untuk karyawan secara gratis. Bahkan vaksinasi oleh pengusaha diklaim bisa menjangkau 30 juta orang dan memotong beban APBN untuk vaksinasi.

"Ini kita beri gratis ke pekerja dan bahkan ke keluarganya. Saya juga sudah bicara ke asosiasi industri, mereka siap," kata Rosan di Jakarta (23/1).

Namun, Rosan meminta juga agar swasta diberi peran untuk melakukan vaksinasi terutama bagi masyarakat yang ingin segera mendapatkan vaksin, dengan harga, jenis vaksin yang dibedakan dan ditentukan dengan vaksinasi COVID-19 pemerintah. (Asp)

Baca Juga:

BPBD Surabaya Gandeng Komunitas Transgender Cegah Penyebaran COVID-19

#Vaksinasi #COVID-19 #Vaksin Covid-19 #Kadin #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Hakim menyatakan pengajuan praperadilan setelah berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan merupakan penyalahgunaan prosedur hukum.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Indonesia
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo karena Dianggap tak Relevan
Hakim menilai permohonan tersebut sudah tidak lagi relevan karena perkara pokok telah lebih dahulu dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo karena Dianggap tak Relevan
Indonesia
Jokowi Kumpulkan Alumni Fakultas Kehutanan UGM, Persiapan Jadi Saksi Sidang
Pertemuan Jokowi dengan delapan teman tersebut berlangsung tertutup selama satu jam. Tak lama kemudian, Jokowi mengajak temannya tersebut makan siang keluar rumah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Jokowi Kumpulkan Alumni Fakultas Kehutanan UGM, Persiapan Jadi Saksi Sidang
Indonesia
Nasib Tersangka Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo, Ditentukan Hari Ini
Sidang kali ini beragendakan pembacaan putusan terkait gugatan Roy Suryo mengenai penetapan dirinya sebagai tersangka.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Nasib Tersangka Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo, Ditentukan Hari Ini
Indonesia
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Mantan Wali Kota Solo ini meminta agar penghargaan ini tidak ditarik ke ranah politik. Karena jika ditarik ke ranah politik, itu bisa disalahartikan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Indonesia
Jelang Sidang Kedua dr Tifa Ijazah Palsu, Jokowi: Jika Diminta Majelis Hakim, Saya akan Hadir
Jika persidangan mengharuskan datang, Jokowi akan hadir dan menunjukkan ijazah asli miliknya.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Jelang Sidang Kedua dr Tifa Ijazah Palsu, Jokowi: Jika Diminta Majelis Hakim, Saya akan Hadir
Indonesia
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Kesiapan organisasi hingga tingkat desa juga menjadi modal bagi partai untuk menyambut kunjungan Jokowi ke berbagai daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Indonesia
Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Pelapor merupakan warga Solo, yakni Budi Kuswanto dan Tri Sapto warga Solo menyerahkan laporan ke Kantor Kejari Solo didampingi kuasa hukumnya, Jumat (3/7).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
 Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Bagikan