Vaksinasi COVID-19 Lansia Membeludak, Pemerintah Janji Perbaiki Sistem Antrean

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 26 Februari 2021
Vaksinasi COVID-19 Lansia Membeludak, Pemerintah Janji Perbaiki Sistem Antrean

Ilustrasi - Sejumlah warga lansia antre untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di RSUD Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (20/2/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito merespons terjadinya antrean panjang vaksinasi lansia seperti yang terjadi di RSUD Kembangan, Jakarta Barat.

“Kementerian Kesehatan dan fasilitas kesehatan akan memperbaiki sistem antrean vaksinasi,” ujar Wiku dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (26/2).

Baca Juga:

Ketersediaan Terbatas, Vaksinasi COVID-19 bagi Lansia Bakal Dilakukan Bertahap

Dengan perbaikan ini diharapkan apa yang terjadi di RSUD Kembangan tidak kembali terjadi. Sehingga lansia akan dapat lebih mudah dapat informasi jadwal pemberian vaksin dan dapat menyesuaikan waktu kedatangan di lokasi fasilitas kesehatan.

"Dengan demikian kejadian serupa seperti di RSUD Kembangan dapat dihindari ke depan,” ujarnya.

Saat ini lokasi vaksinasi bagi lansia tersedia di ibu kota provinsi dan beberapa kabupaten/kota. Dia mengatakan pemerintah akan segera memperluas cakupan vaksinasi.

“Sehingga masyarakat, terutama lansia yang tinggal jauh dari ibu kota provinsi dapat memperoleh vaksin di lokasi yang lebih terjangkau,” tuturnya.

Ia menyampaikan, pembentukan kekebalan kelompok mau tak mau perlu dibentuk secara berjamaah oleh seluruh masyarakat.

Proses seleksi vaksinasi COVID-19 untuk para lanjut usia di RSUD Kembangan Jakarta Barat, Senin (22/2/2021). ANTARA/Devi Nindy/am.
Ilustrasi - Proses seleksi vaksinasi COVID-19 untuk para lanjut usia di RSUD Kembangan Jakarta Barat, Senin (22/2/2021). ANTARA/Devi Nindy/am.

Karenanya, syarat minimal jumlah penerima vaksin sebanyak 182 juta penduduk Indonesia harus dipenuhi agar kekebalan kelompok atau herd immunity terwujud.

"Ingat, saat kita telah bersedia untuk divaksin, maka kita telah lakukan tugas kemanusiaan dengan melindungi masyarakat yang tidak bisa divaksin karena kondisinya," kata Wiku.

Wiku juga mengingatkan bahwa vaksinasi COVID-19 pada akhirnya akan menjangkau seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria vaksinasi. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu. Meski memang pada tahap awal ini ada kelompok prioritas vaksinasi, namun pada akhirnya semua akan divaksinasi.

"Dalam menetapkan prioritas vaksinasi, pemerintah menggunakan berbagai pertimbangan," kata Wiku.

Baca Juga:

Jabar Siapkan Mobil Khusus Bagi Vaksinasi Lansia

Penetapan kelompok penerima vaksinasi, ujar Wiku mempertimbangkan empat hal, yakni kondisi lingkungan pekerjaan, kondisi kesehatan, intensitas aktivitas dan mobilitas, serta situasi COVID di lingkungan tempat tinggal.

"Pada prinsipnya pemerintah sangat presisi dan hati-hati dalam tentukan prioritas ini," kata Wiku. (Knu)

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
TurnBackHoax menelusuri klaim pemberian bantuan sosial di laman resmi kemensos.go.id dan kemkes.go.id melalui mesin pencarian Google.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
Bagikan