Vaksin COVID-19 Belum Dapat Disuntikkan ke Anak SD dan TK

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 September 2021
Vaksin COVID-19 Belum Dapat Disuntikkan ke Anak SD dan TK

Pelajar SMA mengikuti vaksinasi massal di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkrat, Kamis (30/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah pihak mulai menginginkan adanya vaksin khusus untuk anak usia 12 tahun ke bawah. Hal ini menyangkut malai dibukanya sekolah atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sehingga anak butuh vaksin untuk melindungi dari COVID-19.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui, adanya keinginan masyarakat terkait penyediaan vaksin untuk anak usia 12 tahun kebawah. Namun, sejauh ini dari pusat vaksin pusat belum ada kajian terkait vaksin anak SD sampai Taman Kanak-kanak (TK).

Baca Juga:

Vaksinasi Merdeka di Wilayah Aglomerasi Jakarta Tembus 1,2 Juta Orang

"Vaksin Pfizer itu baru digunakan diatas 12 tahun ke atas. Untuk SD dan TK belum ada rekomendasi resmi dari pusat vaksin untuk suntik vaksin COVID-19," ujar Budi, Kamis (30/9).

Budi mengatakan, karena anak usia 12 tahun ke bawah belum dapat divaksin, Kemenkes pun fokus menuntaskan vaksin pada guru supaya saat PTM berlangsung siswa berjalan aman dan mendukung berlangsungnya PTM, meskipun vaksin belum merata.

"Yang penting guru-guru kita kejar untuk divaksin. Karena guru-guru belum semua divaksin, jadi harus diutamakan," kata dia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (MP/Ismail)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (MP/Ismail)

Ia menegaskan, anak-anak umumnya yang terkena COVID-19 sangat kecil. Andai terpapar corona biasanya anak-anak hanya orang tanpa gejala (OTG) dan tidak masuk RS.

"Protokol kesehatan tetap kita terapkan meskipun sudah divaksin. Ini bisa jadi perhatian masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, vaksinasi di daerah harus terus digenjot terutama bagi pelajar. Saat ini ada sebanyak 60 juta stok vaksin untuk kabupaten/kota di Indonesia.

"Dengan stok tersedia itu, harusnya cukup untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi di daerah," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Menkes Soroti Masih Rendahnya Vaksinasi Aglomerasi Soloraya

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #PTM #Sekolah Tatap Muka
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
TurnBackHoax menelusuri klaim pemberian bantuan sosial di laman resmi kemensos.go.id dan kemkes.go.id melalui mesin pencarian Google.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
Bagikan