Headline

Utusan PBB Prihatin Warga Palestina dan Israel Hidup dalam Kerusuhan

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 10 Desember 2017
Utusan PBB Prihatin Warga Palestina dan Israel Hidup dalam Kerusuhan

Pelayat dan militan Hamas Palestina membawa jenazah rekan mereka, yang tewas dalam serangan udara Israel, saat pemakaman di Jalur Gaza (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Utusan PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nickolay Mladenov memaparkan eskalasi politik di Tepi Barat dan Yerusalem pasca pengakuan Donald Trump terkait pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Dalam laporannya kepada Dewan Keamanan PBB, Mladenov menyatakan telah terjadi peningkatan kerusuhan dan bentrokan di Tepi Barat Sungai Jordan, Jalur Gaza dan Yerusalem. Kondisi tersebut membuat warga Palestina dan Israel hidup dalam kerusuhan.

Lebih lanjut, Mladenov mendesak semua pemimpin masyarakat, politik dan agama agar menahan diri dari ucapan yang bisa makin meningkatkan kerusuhan, demikian sebagaimana dilansir Antara di Jakarta, Minggu (10/12) siang.

"Rakyat biasa Israel dan Palestina lah yang harus hidup dengan kerusuhan," kata Mladenov melalui konferensi video.

Pengakuan Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, terlepas hal itu sebagai bagian janji kampanyenya, telah memantik kerusuhan dan konflik serius di Timur Tengah.

"Ada resiko serius hari ini bahwa kita mungkin menyaksikan rantai aksi sepihak, yang hanya dapat mendorong kita makin jauh dari mewujudkan sasaran bersama kita, perdamaian," kata Mladenov pada Jumat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sudah menegaskan sikap PBB terhadap kebijakan Donald Trump atas Israel. Guterres menyatakan, PBB menentang setiap tindakan sepihak yang membahayakan prospek perdamaian Palestina dan Israel.

Dalam waktu dekat ini, Dewan Keamanan PBB akan menggelar Sidang Khusus terkait konflik Palestina dan Israel atas permintaan delapan negara anggotanya yakni Inggris, Prancis, Mesir, Italia, Swedia, Uruguay, Bolivia dan Senegal.

Sesuai kesepakatan Oslo, status Yerusalem tetap merupakan bagian wilayah Palestina. Sebagaimana ditegaskan lagi oleh Mladenov.

"Dari semua masalah status akhir dalam konflik Palestina-Israel sebagaimana dinyatakan di dalam Kesepakatan Oslo --pengungsi, permukiman, keamanan, perbatasan dan lain-lain-- status Yerusalem barangkali adalah masalah yang paling rumit dan berat," paparnya.

Baik Palestina maupun Israel jika sama-sama menginginkan Yerusalem sebagai ibu kota negaranya, maka proses perdamaian keduanya tidak akan menemukan alternatif baru.

"Tak ada rencana B buat penyelesaian dua-negara," katanya, dengan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan Palestina.(*)

#Israel #Palestina #Konflik Palestina #Yerusalem #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Dunia
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Tentara Israel menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan, melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak 2024 dan perjanjian kerangka kerja 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Dunia
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Iran mengecam keras serangan AS yang dilakukan selama 22 jam terakhir, dan menggambarkan hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Dunia
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Majelis Umum PBB sepakat mengkaji ulang embargo ekonomi AS terhadap Kuba. 136 negara mendukung langkah ini, memberi harapan baru bagi Havana yang 66 tahun didera sanksi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Bagikan