Usai Dinas, Brigadir Wiwik Jadi Tukang Sedot WC

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 12 Juli 2016
Usai Dinas, Brigadir Wiwik Jadi Tukang Sedot WC

Brigadir Wisnu Santoso sedang membersihkan septic tank (Foto Tribratanews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Seorang anggota polisi di Jawa Tengah memiliki profesi ganda selama 16 tahun. Selain menjadi anggota Polres Rembang Polda Jawa Tengah, Brigadir Wisnu Santoso juga menerima panggilan memperbaiki WC yang mampet. 

Wiwik, begitu pria berusia 55 tahun ini akrab disapa, bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Lasem, Polres Rembang Polda Jawa Tengah. Ia menjalani profesi sebagai tukang sedot WC selain anggota Korps Bhayangkara. Lantaran pekerjaan sampingannya itu Wiwik mendapat panggilan "Wiwik Septic Tank". 

Ayah dari tiga anak ini melakoni pekerjaan tambahan setelah melaksanakan tugas dan kewajibanya sebagai anggota Polri.

Brigadir Wisnu Santoso (kiri) saat bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Lasem, Polres Rembang, Polda Jateng (Foto Tribratanews) 

“Saya memang tidak punya banyak waktu istirahat. Setelah berdinas sebagai anggota Polri, biasanya banyak panggilan permintaan sedot wc dari masyarakat. Jadi, setelah lepas seragam polisi, langsung ganti dengan kaos untuk pekerjaan lainnya,” ungkap Wiwik seperti diberitakan Tribratanews, situs resmi Mabes Polri, Senin (11/7).

Wiwik, yang sudah 36 tahun berdinas di Kepolisian, tak peduli dengan anggapan orang mengenai pekerjaan sampingannya yang terkesan jorok dan bau. Menurutnya, pekerjaan sambilan ini ia lakoni demi mendapat penghasilan tambahan yang halal, bukan dari hasil mencuri apalagi korupsi. 

Dalam menjalani pekerjaan sampingannya Wiwik dibantu dua orang. Untuk sekali sedot WC, ia mendapat upah Rp500 ribu. 

BACA JUGA:

  1. Herman Herry: Ada Polisi Berdarah Biru dan Berdarah Merah
  2. Lima Polisi Cianjur Ciptakan Lagu 'Pemimpin Kami' untuk Tito Karnavian
  3. Bergerak Sendiri, Bripka Junaidi Bangun Pesantren
  4. Penghasilan Aiptu Yanto Sebagai Penari Lebih Besar Dibanding Jadi Polisi
  5. Selama 14 Tahun Berdinas Bripka Seladi Tidak Pernah Terima Suap
#Polisi #Sedot WC #Septic Tank #Wiwik Septic Tank
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Di kawasan tersebut juga ada tiga kedutaan besar yang berlokasi di daerah tersebut seperti Kedubes China, Kedubes Jepang, dan Kedubes Jerman.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Indonesia
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Sebanyak empat tersangka berinisal S, NC, D, dan AB ditangkap dalam pengungkapan ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penanganan tiga laporan polisi yang berkaitan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Indonesia
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Untung Sangaji menjadi sosok kunci di balik pembongkaran 995 pucuk senjata api dan airgun, ribuan amunisi, alat cetak peluru, hingga narkotika di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan berencana memanggil eks Ketua Yayasan berinisial IWD untuk mendalami keterkaitannya dengan temuan 995 airsoft gun dan senjata lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Indonesia
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Polisi menyelidiki penemuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk kepemilikan, dokumen, dan perizinannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Indonesia
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Mabes Polri hingga tingkat polsek.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Bagikan