Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), sebuah inisiatif internasional yang bertujuan mendorong penyelesaian berbagai konflik global, termasuk konflik Palestina–Israel.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf usai pertemuan tokoh agama bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).

Gus Yahya menegaskan, sikap PBNU tersebut berangkat dari nilai dan prinsip yang selama ini dipegang Nahdlatul Ulama, terutama dalam memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan bagi rakyat Palestina.

“Terkait dengan keadaan yang sekarang berlangsung dan peluang-peluang yang tersedia agar Indonesia bisa secara lebih konkret, lebih progresif, dan mengejar hasil yang lebih nyata untuk menolong Palestina, termasuk dengan mengikuti atau berpartisipasi di dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika, yaitu Board of Peace ini,” ujar Gus Yahya.

Baca juga:

Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah

Ia menilai, kebijakan yang diambil Presiden Prabowo merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat peran Indonesia dalam membela Palestina melalui jalur diplomasi internasional yang strategis.

Lebih lanjut, Gus Yahya menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam BoP akan diiringi dengan konsolidasi bersama negara-negara Islam dan negara-negara Timur Tengah yang juga terlibat dalam dewan tersebut.

“Sehingga langkah-langkah yang dilakukan di dalam Dewan itu akan menjadi upaya yang terkonsolidasi di antara negara-negara yang memang memiliki motivasi yang sama, yakni membela dan membantu Palestina,” lanjutnya.

Meski demikian, Gus Yahya menekankan pentingnya kewaspadaan pemerintah dalam menyikapi setiap inisiatif internasional yang berkaitan dengan konflik Palestina–Israel. Ia mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak dalam skema yang justru berpotensi merugikan perjuangan rakyat Palestina.

“Kami memahami langkah-langkah yang ditempuh Pak Presiden, dengan pesan agar tidak mudah terbawa arus yang nantinya justru bisa merugikan Palestina,” ucapnya.

Baca juga:

PBNU Ungkap Pesan Prabowo: Indonesia Tak Boleh Ikut Arus yang Rugikan Palestina

Menurut Gus Yahya, Presiden Prabowo juga telah menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil akan dijalankan dengan prinsip yang tidak bisa ditawar, yakni membela dan membantu rakyat Palestina, khususnya di Gaza.

“Presiden mengatakan bahwa semua akan dilakukan dengan kewaspadaan, dengan prinsip yang sama sekali tidak bisa ditawar untuk menjaga, membela, dan membantu rakyat Palestina,” tambahnya.

Mewakili organisasi kemasyarakatan Islam yang hadir dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya menyatakan bahwa seluruh elemen keagamaan menaruh kepercayaan kepada Presiden Prabowo untuk melanjutkan perjuangan diplomatik Indonesia dalam membantu Palestina.

“Presiden menjelaskan secara sangat ekstensif berbagai hal yang perlu dipertimbangkan. Saya kira semua yang hadir memahami, menerima, dan bahkan mempercayakan perjuangan untuk menolong Palestina melalui upaya-upaya strategis ini,” tegas Gus Yahya. (Pon)

#PBNU #Board Of Peace #Palestina #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Pengalaman komprehensif mulai dari akademi, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral menjadi modal utama memimpin BI
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Berita
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI ke DPR. Ini profil dan proses penetapan Gubernur BI definitif.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Indonesia
Muktamar ke-35 Akan Luncurkan Peta Jalan NU 2050
Substansi yang akan dibahas dalam Muktamar NU pada dasarnya telah dipersiapkan, mulai dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Muktamar ke-35 Akan Luncurkan Peta Jalan NU 2050
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Indonesia
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
SETARA Institute meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil alih polemik penanganan kasus Febrie Adriansyah dengan mengalihkan perkara ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
Indonesia
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati perluasan kerja sama strategis. Targetkan nilai perdagangan bilateral USD 20 miliar pada 2030.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Indonesia
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan pidato Presiden Prabowo Subianto soal nuklir harus dipahami secara utuh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Indonesia
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Mencari format kepemimpinan ideal bukan berarti meremehkan kepemimpinan saat ini, melainkan merespons tantangan zaman dengan berpijak pada warisan para masyayikh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Indonesia
Jelang Muktamar NU, Guru Besar UI: Ketum PBNU Harus Miliki Program Konkret, bukan Mengawang-Awang
Organisasi sebesar NU membutuhkan kemampuan manajerial yang mampu menggerakkan perubahan secara nyata.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jelang Muktamar NU, Guru Besar UI: Ketum PBNU Harus Miliki Program Konkret, bukan Mengawang-Awang
Indonesia
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Saling memberhentikan pengurus dengan dasar aturan organisasi merupakan fenomena yang belum pernah terjadi dalam sejarah NU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Bagikan