Upaya YABB untuk Penyelesaian Masalah Iklim dan Kemampuan Digital

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 05 April 2023
Upaya YABB untuk Penyelesaian Masalah Iklim dan Kemampuan Digital

YABB luncurkan program Catalyst Changemaker Ecosystem. (Foto: Dok/YABB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMBANTU sesama merupakan satu hal mulia dan untuk membuat dunia menjadi lebih baik. Seperti yang dilakukan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) sebuah organisasi nirlaba dari Grup GoTo yang kembali meluncurkan ‘Laporan Dampak 2022’ yang menyajikan berbagai kemajuan, sebagai bukti dari upaya kolektif berbagai pihak dalam menyelesaikan permasalahan iklim, kemampuan digital hingga mengembangkan komunitas.

2022 adalah tahun di saat dunia mulai terbebas dari COVID-19. Tahun di saat banyak hal baru lahir ataupun terlahir kembali. Terlepas dari berbagai tantangan yang terjadi pada 2022, di saat yang sama kita juga menemukan cara baru untuk berkembang bersama, menanamkan benih sebagai landasan untuk masa depan yang lebih baik dan meningkatkan dampak untuk perubahan jangka panjang,” ujar Chairperson YABB Monica Oudang dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (3/4).

Baca juga:

Gerakan 'HERO4EDU' Bantu 5.000 Guru di Daerah 3T

Sebagai organisasi yang berkomitmen untuk mengakselerasi kemajuan menuju peradaban yang lestari, YABB mengidentifikasi sebuah pelajaran penting, yaitu solusi temporer dan upaya yang berjalan sendiri sendiri tidak akan cukup untuk menghasilkan perubahan jangka panjang.

“Untuk itu, kami berusaha merancang inisiatif dan program yang siap untuk dikembangkan sehingga dapat menghasilkan dampak berskala besar dan berkelanjutan. Kami menjalankannya berlandaskan tiga prinsip utama, yakni kolaborasi, perubahan paradigma, serta teknologi dan inovasi,” tambah Monica.

Kolaborasi tersebut direalisasikan melalui inisiatif Changemakers Nusantara, di mana YABB menghubungkan 1.500 changemakers di seluruh Indonesia, terutama pihak yang berkomitmen untuk membawa perubahan. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh divisi riset YABB bersama Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI) untuk mempelajari mentalitas para changemakers tersebut, agar bisa menginspirasi generasi masa depan.

Di area lingkungan, YABB menciptakan solusi untuk mengentaskan permasalahan air dan sampah melalui Catalyst Changemaker Ecosystem (CCE) dengan dukungan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Di ekosistem ini YABB menciptakan lebih dari 100 koneksi dari 200 pemangku kepentingan multisektor, membaurkan 33 startup dan organisasi non-profit di dalam Lab, dan meningkatkan skala dari solusi berbasis teknologi dan komunitas yang diimplementasikan di proyek percontohan di Bandar Lampung, Semarang, dan Makassar.

Baca juga:

JIC dan Pengusaha Peduli NKRI Berikan 42 Ribu Paket Sembako ke Pengemudi Ojol

Lebih lanjut, Untuk membantu Indonesia memiliki talenta yang terampil sebagai fondasi kekuatan ekonomi digital, YABB berusaha menjembatani kesenjangan bagi 67 persen individu yang berasal dari universitas non-top tier dan 37 persen perempuan, untuk meningkatkan kompetensi di Generasi GIGIH, program yang menjadi bagian dari Kampus Merdeka, inisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Setelah melalui pembelajaran di kelas dan pengalaman magang maupun mengerjakan proyek capstone, lebih dari setengah peserta berhasil mendapatkan pekerjaan selepas dari program ini.

“Penyelesaian masalah iklim dan kemampuan digital yang kompleks butuh kolaborasi bermakna yang mampu melahirkan solusi inovatif melalui penerapan innovation ecosystem. Setiap pihak memiliki peran penting untuk menyatukan tujuan, serta saling berinteraksi mengisi kelebihan dan kekurangan sehingga bisa melahirkan inovasi,” tutup Monica. (Far)

Baca juga:

Berbagi lewat Hantaran Ramadan

#CSR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Lubang TKP Balita Tewas di Tebet Bagian dari Proyek CSR Lapangan Futsal
Lokasi insiden balita tewas di Tebet ternyata proyek CSR lapangan futsal.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
Lubang TKP Balita Tewas di Tebet Bagian dari Proyek CSR Lapangan Futsal
Indonesia
Dukung Program STBM, Bank Jakarta Bangun MCK Komunal untuk Warga Tomang
Bank Jakarta melalui program CSR membangun MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat. Program ini dalam bentuk dukungan terhadap STBM.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Dukung Program STBM, Bank Jakarta Bangun MCK Komunal untuk Warga Tomang
Indonesia
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Aksi donor darah Bank Jakarta dalam HUT ke-65 disambut antusias. Libatkan karyawan hingga masyarakat umum demi dukung stok darah di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Bantuan untuk Difabel, Dorong Kemandirian dan Pelatihan Kerja
Bank Jakarta salurkan bantuan pelatihan untuk difabel binaan YaSDI dalam HUT ke-65. Dukung kemandirian dan akses kerja penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Bank Jakarta Salurkan Bantuan untuk Difabel, Dorong Kemandirian dan Pelatihan Kerja
Indonesia
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Bank Jakarta menggelar donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya dan PMI DKI dalam rangka HUT ke-65. Kegiatan ini wujud kepedulian sosial dan dukung stok darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Indonesia
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Kasus Fee Proyek
Wali Kota Madiun, Maidi, terjaring OTT KPK, Senin (19/1). Ia diduga terlibat dalam kasus fee proyek dan dana CSR di Madiun.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Kasus Fee Proyek
Tradisi
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern
Saung Bakul di Desa Buniayu, Tangerang, melestarikan kerajinan bambu turun-temurun lewat inovasi, edukasi, dan kolaborasi dengan LSPR.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 10 Januari 2026
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern
Merah Putih Kasih
Peduli Lingkungan dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kebun JHL Merah Putih Kasih Terima CSR dari Bank Mandiri
Bank Mandiri menyalurkan bantuan CSR sarana pertanian ke JHL Foundation di Bogor untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan pertanian berkelanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Peduli Lingkungan dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kebun JHL Merah Putih Kasih Terima CSR dari Bank Mandiri
Indonesia
Hidup Ditengah ‘Kepungan’ Gunung Sampah, Anak-Anak di Seputar TPA Bantar Gebang Didorong untuk Bermimpi dan Menjadikan Hidup Lebih Baik di Masa Depan
Yayasan Sekolah Alam Tunas Mulia dan Ranch Market memotivasi anak-anak TPA Bantar Gebang untuk bermimpi dan beraksi menuju masa depan yang lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 November 2025
Hidup Ditengah ‘Kepungan’ Gunung Sampah, Anak-Anak di Seputar TPA Bantar Gebang Didorong untuk Bermimpi dan Menjadikan Hidup Lebih Baik di Masa Depan
Indonesia
Politisi NasDem Dipanggil KPK Setelah Rekan Separtainya Jadi Tersangka Korupsi Rp 28 Miliar, Siapa Lagi yang Kecipratan Dana PSBI OJK?
Satori diduga menerima uang sebesar Rp12,52 miliar
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Oktober 2025
Politisi NasDem Dipanggil KPK Setelah Rekan Separtainya Jadi Tersangka Korupsi Rp 28 Miliar, Siapa Lagi yang Kecipratan Dana PSBI OJK?
Bagikan