Upaya Pemberantasan Kelompok Radikal Dianggap Sumber Kekacauan
Eggi Sudjana di Istiqlal. (MP/Kanugrahan)
Merahputih.com - Aktivis Eggi Sudjana menilai, tuduhan radikalisme pada agama Islam terkesan tak nyambung. Menurutnya, dalam pengertian bahasa, kata radikal diambil dari kata radix, artinya akar, pangkal dan pokok dasar.
"Akarnya adalah akidah, syariah dan akhlak, ilmunya tauhid fiqih tasawuf. Jadi kalau radikalisme yang dimaksud oleh Menteri Agama (Fachrul Razi) harus dibasmi, karena ini menjadikan sumber kekacauan, berarti dia ingin mencabut akar islam, yaitu mencabut akar akidah, mencabut akar syariah, mencabut akar akhlak," kata Eggi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/11).
Baca Juga:
Wasekjen PPP Nilai Larangan ASN Pakai Cadar Berpotensi Melanggar HAM
"Nah ini yang tidak benar. Kalau ini, dengan segala hormat kepada Fachrul Razi, saya kenal baik beliau dan beliau juga kenal dengan saya, tolonglah diralat," tambah Eggi.
Menurut Eggi, Menag Fachrul Razi harus fokus pada terorisme bukan pada tuduhan radikal. Eggi sendiri sepakat Terorisme harus dibasmi karena membuat takut orang, menciderai orang, membuat celaka orang.
"(Terorisme) engga ada kaitannya dengan faham. Itu bisa dilakukan oleh agama mana saja, kelompok mana saja, namanya menteror," jelas Eggi.
Eggi juga menyesalkan soal adanya larangan penggunaan celana cingkrang masuk kedalam instansi pemerintahan tertentu.
Ia mencontohkan, penggunaan celana cingkrang lazim digunakan para tokoh dan publik figur.
"Apalagi itu, Michael Jackson aja cingkrang celananya, liat dong. Masa' Michael Jackson teroris. Ada lagi bintang film terkenal barat, cingkrang juga, jenggot juga. Ga ada korelasinya antara jenggot, cingkrang celananya dengan perbuatan terorisme.," jelas Eggi.
Ia meminta tak ada lembaga pun yang mmembuat satu kebijakan yang bertentangan dengan hukum.
"Jadi dia sudah suudzon kepada ajaran islam, sudah menista agama islam, karena dianggap Islam itu sumber kekacauan, itu naudzubillah, kufur orang seperti itu," tutup Eggi. (Knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Eggi Sudjana & Damai Lubis Lolos dari Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tetap Tersangka
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme