UNS Tanggung Biaya Pengobatan 25 PPDS yang Positif COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 15 Juli 2020
UNS Tanggung Biaya Pengobatan 25 PPDS yang Positif COVID-19

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho, Selasa (14/7). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Jamal Wiwoho memastikan akan menanggung semua biaya pengobatan bagi 25 mahasiswa program pendidikan dokter spesialis (PPDS) yang positif COVID-19. Semua mahasiswa sekaligus nakes ini saat ini dirawat diruang isolasi RS UNS Surakarta.

"Kami menanggung semua biaya pengobatan mereka semua. Pasien ini dilarang dijenguk orang tuanya di rumah sakit," ujar Jamal, Selasa (14/7).

Baca Juga

Mahasiswa Kedokteran UNS Terpapar COVID-19 Bertambah, Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta

Jamal mengatakan dalam melakukan wisuda bagi lulusan UNS di tengah pandemi dilakukan secara virtual. Hanya ada perwakilan 15 mahasiswa yang diwisuda secara simbolis dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Jadi jika mereka tertular saat wisuda di kampus tidak benar. Sebab wisuda yang dilakukan di UNS dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat," kata dia.

Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (14/7). (MP/Ismail)
Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (14/7). (MP/Ismail)

Wisuda secara daring, lanjut dia, dilakukan sejak Juni. Hanya saja, Jamal tidak bisa menghindari jika mahasiswa melakukan kegiatan syukuran dan pertemuan usai wisuda.

"Kalau memang ada yang mengadakan itu (syukuran wisuda) semua civitas akademika di UNS harus melakukan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

UNS, kata dia, saat ini sedang melakukan tracing pada 25 mahasiswa ini. Tracing terlebih dulu diutamakan pada keluarga yang paling dekat dengan keluarga supaya virus ini tidak menyebar luas.

"Kami komitmen, semua karyawan, dosen, mahasiswa akan kami rawat di UNS. Sebab RS UNS sudah ditunjuk sebagai rumah sakit untuk penanganan COVID-19 dan laboratorium tes swab," papar dia.

Baca Juga

80 Mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis UNS Test Swab, Hasilnya?

Dekan Fakultas Kedokteran UNS Reviono, meambahkan sebanyak 25 mahasiswa itu belum ada yang telah diwisuda. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan jika para mahasiswa tersebut ikut dalam syukuran wisuda kawan atau saudaranya.

"Semua sedang dilakukan tracing oleh Dinkes Pemprov Jawa Tengah. Kondisi semua pasien sehat dan sedang dirawat di ruang isoalasi RS UNS," pungkas Revi. (Ismail/Jawa Tengah)

#UNS Surakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Bantu Aceh dan Sumatra, UNS Kirim Tim Medis dan Logistik
Tim awal yang diberangkatkan adalah tim SAR, karena kondisi lapangan di Aceh dilaporkan cukup sulit.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Bantu Aceh dan Sumatra, UNS Kirim Tim Medis dan Logistik
Indonesia
UNS Beri Sanksi Mahasiswa Penerima Beasiswa tak Mampu tapi Malah Dugem, KIP Dicabut
Mahasiswa tersebut dinyatakan telah melakukan tindakan yang melanggar ketentuan/peraturan yang berlaku di UNS.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
UNS Beri Sanksi Mahasiswa Penerima Beasiswa tak Mampu tapi Malah Dugem, KIP Dicabut
Indonesia
Viral Mahasiswa Penerima KIP Tepergok Sedang Dugem, UNS Lakukan Investigasi
Juru Bicara UNS Agus Riewanto membenarkan TSK ialah mahasiswa aktif UNS.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Viral Mahasiswa Penerima KIP Tepergok Sedang Dugem, UNS Lakukan Investigasi
Indonesia
Aksi Massa Berujung Rusuh di Sejumlah Daerah, Rektor UNS: DPR Harus Punya Kepekaan Sosial
Prof. Dr. Hartono dr., M.Si, mencermati dan memperhatikan perkembangan situasi politik di tanah air dalam beberapa hari terakhir, khususnya gelombang aksi massa yang diwarnai kekerasan, tindakan anarkis, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap masa depan persatuan bangsa, keberlangsungan demokrasi, serta keamanan masyarakat.
Frengky Aruan - Selasa, 02 September 2025
Aksi Massa Berujung Rusuh di Sejumlah Daerah, Rektor UNS: DPR Harus Punya Kepekaan Sosial
Indonesia
Mahasiswi Loncat Sungai Bengawan Solo, UNS Pastikan Korban Punya Masalah Kejiwaan
DA menjadi klien Subdirektorat Layanan Konseling Mahasiswa UNS sejak Januari 2025 dan sudah direkomendasikan untuk ke psikiater.
Dwi Astarini - Kamis, 03 Juli 2025
Mahasiswi Loncat Sungai Bengawan Solo, UNS Pastikan Korban Punya Masalah Kejiwaan
Indonesia
Mahasiswi UNS Loncat Sungai Bengawan Solo Ditemukam Tewas, Disebut Punya Ganggungan Kejiwaan
Korban ditemukan di sebelah utara dari Jembatan Jurug.
Dwi Astarini - Kamis, 03 Juli 2025
Mahasiswi UNS Loncat Sungai Bengawan Solo Ditemukam Tewas, Disebut Punya Ganggungan Kejiwaan
Indonesia
Mahasiswi Asal Temanggung Terjun di Sungai Bengawan Solo, Korban Diduga Terbawa Arus Sungai
Korban diketahui merupakan mahasiswi dari UNS.
Dwi Astarini - Selasa, 01 Juli 2025
Mahasiswi Asal Temanggung Terjun di Sungai Bengawan Solo, Korban Diduga Terbawa Arus Sungai
Indonesia
Realisasikan 1,7 Juta Pekerja Migran Terampil, Kementerian P2MI MoU Bareng UNS
Salah satu yang menjadi syarat untuk bekerja di luar negeri termasuk bekerja terlindungi itu yaitu skill yang bagus.
Dwi Astarini - Selasa, 15 April 2025
Realisasikan 1,7 Juta Pekerja Migran Terampil, Kementerian P2MI MoU Bareng UNS
Indonesia
BEM UNS Solo Demo 100 Hari Prabowo, Soroti Kebijakan Pemangkasan Anggaran
Mahasiswa menolak kebijakan pemangkasan anggaran besar-besaran di hampir semua kementerian, lembaga, dan pemerintahan daerah yang disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah efisiensi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 18 Februari 2025
BEM UNS Solo Demo 100 Hari Prabowo, Soroti Kebijakan Pemangkasan Anggaran
Indonesia
UNS Lantik Hartono Jadi Rektor Definitif
MWA melantik Prof. Dr. Hartono, sebagai Rektor UNS Masa Jabatan 2024-2029.
Ikhsan Aryo Digdo - Kamis, 08 Agustus 2024
UNS Lantik Hartono Jadi Rektor Definitif
Bagikan