Unik, "Candi Borobudur" Kini ada di Bandara Adisucipto

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 20 September 2017
Unik,

Replika Stupa dan patung budha borobudur (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENUMPANG di Bandara Adisucipto Yogyakarta pagi ini dikejutkan dengan pemandangan unik. Candi Borobudur beserta dua Patung Budha nampak mejeng di depan sebuah taman yang terletak pintu keberangkatan Terminal A Bandara Adisucipto.

Tak beberapa lama kemudian puluhan prajurit keraton (bergodo) Yogyakarta masuk ke area Taman tersebut. Mereka berkeliling taman sambil membunyikan alat musik serta menggunakan pakaian adat tradisional Yogyakarta.

Prosesi tersebut dilakukan saat peresmian Taman Budaya Candi Borobudur di Bandara Adisucipto Yogyakarta Rabu (20/10). Pengelola Bandara Adisucipto sengaja mendatangkan Candi Borobudur di dalam Kompleks bandara. Tujuannya adalah untuk memberikan suasana khas Yogjakarta kepada para wisatawan yang baru saja tiba di bandara Adisucipto.

"Wisatawan tak perlu jauh-jauh lagi ke Magelang Jawa Tengah untuk melihat candi Budha terbesar di dunia ini. Jadi ketika penumpang turun dari pesawat, akan dapat langsung merasakan nuansa khazanah seni dan budaya Jawa," tutur General Manager Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Pandu Agus Purnama di Adisutjipto Yogyakarta.

Selain Candi Borobudur dan patung Buddha nampak juga dua buah stupa setinggi 1,8 meter dan diameter 2 meter. Patung Buddha memiliki tinggi 1,7 meter dan diameter 2 meter. Ketiganya dibuat sangat menyerupai aslinya, bahkan bahan pembuatannya pun menggunakan batu candi asli dan andesit.

Selain itu di taman ini dilengkapi pula beberapa pohon-pohon rindang, air mancur mini dan bangku taman bagi para pengunjung untuk menghabiskan waktu sambil menunggu penerbangan.

Pandu menambahkan dengan adanya Candi Borobudur Mini, ini diharapkan bisa meningkatkan pariwisata Yogyakarta dan sekitarnya. Sebab candi yang dibuat pada Dinasti Syailendra kini sudah terkenal sebagai ikon Indonesia di mata dunia.

"Wisatawan yang baru sampai di Yogyakarta begitu lihat patung ini pasti penasaran mau lihat aslinya. Atau mereka bisa selfie dengan latar belakang cansi mini ini. Secara tidak langsung ini bantu mempromosikan mereka untuk ke candi yang asli," pungkas Pandu.

Pada saat yang sama diselenggarakan pula prosesi jamasan atau membersihkan Kereta Kencana Keraton. Kereta ini dipinjamkan di bandara Adisucipto sebagai pemanis pada tahun 2016. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya pada artikel Grebeg Pasa Masih Jadi Primadona Masyarakat.

#Candi Borobudur #Wisata Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Borobudur Tambah Kuota Wisatawan dari 1.200 Jadi 4.000 Sehari Jadi Sorotan Parlemen
Kapasitas Borobudur yang semula hanya membolehkan maksimal 1.200 orang sekarang menjadi 4.000 pengunjung setiap hari selama delapan jam.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Borobudur Tambah Kuota Wisatawan dari 1.200 Jadi 4.000 Sehari Jadi Sorotan Parlemen
Indonesia
Prabowo-Macron Nanjak Borobudur Pakai 'Stair Lift', Endingnya Presiden Prancis Sentuh Patung Buddha
Bersama Presiden Prabowo sampai di stupa paling atas, menikmati keliling-keliling, melihat relief, melihat candi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Mei 2025
Prabowo-Macron Nanjak Borobudur Pakai 'Stair Lift', Endingnya Presiden Prancis Sentuh Patung Buddha
Indonesia
Di Borobudur bersama Macron, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Toleransi dan Budaya
Indonesia dan Prancis adalah dua bangsa besar yang memiliki sejarah panjang serta peradaban yang kaya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Mei 2025
Di Borobudur bersama Macron, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Toleransi dan Budaya
Indonesia
Ahli Arkeologi Khawatir Pemasangan Stairlift di Candi Borobudur, Bisa Rusak Struktur Candi
IAAI juga mengingatkan bahwa segala kegiatan di area Candi Borobudur harus mengikuti aturan hukum dan pedoman pelestarian, baik dari pemerintah Indonesia maupun dari lembaga internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Mei 2025
Ahli Arkeologi Khawatir Pemasangan  Stairlift di Candi Borobudur, Bisa Rusak Struktur Candi
Indonesia
PPDI Sebut belum Dilibatkan dalam Pembahasan Pembangunan Chairlift di Candi Borobudur
PPDI mengapresiasi gagasan inklusivitas di kawasan wisata.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Mei 2025
PPDI Sebut belum Dilibatkan dalam Pembahasan Pembangunan Chairlift di Candi Borobudur
Indonesia
PPDI Sambut Baik Wacana Pemasangan Chairlift di Candi Borobudur, tapi Berikan Sejumlah Catatan
Sebaiknya dibangun dengan penyesuai yang memang dibutuhkan penyandang disabilitas.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Mei 2025
PPDI Sambut Baik Wacana Pemasangan Chairlift di Candi Borobudur, tapi Berikan Sejumlah Catatan
Indonesia
Stair Lift Diklaim tak Rusak Candi Borobudur, Pengelola Sebut Lazim Digunakan di Situs Dunia
Fasilitas yang dibangun merupakan stair lift yang sifatnya portabel.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Mei 2025
Stair Lift Diklaim tak Rusak Candi Borobudur, Pengelola Sebut Lazim Digunakan di Situs Dunia
Indonesia
Dibangun untuk Mudahkan Emmanuel Macron dan Prabowo Naik ke Atas, Stair Lift Diyakini Tak Merusak Candi Borobudur
Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi memastikan fasilitas yang dimaksud adalah stair lift, bukan eskalator.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Mei 2025
Dibangun untuk Mudahkan Emmanuel Macron dan Prabowo Naik ke Atas, Stair Lift Diyakini Tak Merusak Candi Borobudur
Indonesia
Fadli Zon Klaim Chair Lift Borobudur dari Kayu Aman Tidak Merusak Situs
"Chair lift itu tidak masif dan tidak merusak. Tidak ada penetrasi sama sekali,"
Wisnu Cipto - Senin, 26 Mei 2025
Fadli Zon Klaim Chair Lift Borobudur dari Kayu Aman Tidak Merusak Situs
Indonesia
Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur, Pemerintah Jelaskan Tujuan Sebenarnya
Pemerintah jelaskan pemasangan eskalator non-permanen di Candi Borobudur hanya untuk kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Bukan renovasi tetap!
Hendaru Tri Hanggoro - Senin, 26 Mei 2025
Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur, Pemerintah Jelaskan Tujuan Sebenarnya
Bagikan