UMKM Angkat Kaki dari District Blok M, PT MRT Sebut Koperasi Langgar Perjanjian Biaya Sewa

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 21 September 2025
UMKM Angkat Kaki dari District Blok M, PT MRT Sebut Koperasi Langgar Perjanjian Biaya Sewa

Banyak tenant UMKM di District Blok M yang tutup. (Foto: Instagram/@hey.mimma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT MRT Jakarta selaku pengelola kawasan Blok M mengungkap kesalahan Kopema selaku koperasi pedagang District Blok M atau Plaza 2 terkait kenaikan tarif sewa kios di lokasi tersebut. Sampai akhirnya para UMKM pergi dari sana.

Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan pada Kamis, 18 September. Kopema mengakui bersalah atas kenaikan tarif sewa kepada pedagang serta melanggar kesepakatan perjanjian sewa-menyewa kios.

MRT sejatinya menetapkan tarif sewa kios sebesar Rp 300 ribu untuk anggota koperasi dan Rp 1,5 juta untuk pedagang di luar anggota koperasi atau menyewakan ulang kios.

Namun Kopema menagih biaya sewa kepada pedagang di luar anggota hingga Rp 4,5 juta per bulan per kios.

Baca juga:

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Gratiskan Sewa 2 Bulan, UMKM Berebut Tempati Blok M Hub

"Pihak Kopema sudah mengakui adanya kesalahan dari pihak mereka atas klausul yang diatur di perjanjian dan kami mengapresiasi sikap kooperatif dari kopema untuk mau memperbaiki skema kerja sama," ucap Pratomo, Minggu (21/9).

Gubernur
Gubernur Pramono Anung, meninjau langsung pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih, Kramat Jati, Jakarta Timur. (foto: MerahPutih.com/Asropih)

Saat ini, MRT dan Kopema menyusun skema kerja sama baru untuk mencegah permainan kenaikan tarif sewa terulang kembali dan menjalankan kesepakatan yang tak merugikan sebagian pihak.

Pratomo mencatat, total gerai UMKM yang terdampak di area District Blok M sebanyak 23.

Gubernur Pramono Anung sebelumnya menawarkan pedagang UMKM yang angkat kaki dari District Blok M untuk pindah berjualan ke dalam kawasan Blok M Hub, tepatnya di lorong B1. Bahkan, Pramono akan menggratiskan biaya sewa selama dua bulan pertama jika mereka mau pindah.

"Karena tempat ini dikelola sepenuhnya oleh MRT, maka tempat ini akan digunakan untuk memindahkan bagi siapa pun para pedagang yang mau menggunakan tempat ini. Kalau mereka mau menggunakan tempat ini, maka nanti selama dua bulan kami berikan kebebasan. Free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini," jelas Pramono saat mengecek kawasan Blok M, Rabu (3/9).

Setelah digratiskan dua bulan, biaya sewa relokasi di lorong B1 Blok M Hub yang ditawarkan MRT sebesar Rp 100.000 per meter persegi dan biaya servis/pemeliharaan sebesar Rp 100.000 per bulan. Sehingga, bila pedagang ingin menyewa kios dengan 9 meter persegi, biaya sewa yang dikenakan sebesar Rp 1,8 juta per bulan. (Asp)

#Pramono Anung #Gubernur DKI Jakarta #Blok M HUB #Blok M #UMKM #District Blok M
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Kabar Gembira! UMKM Ajukan Kredit Tidak Perlu Agunan
Pengecualian tersebut, hanya bagi perusahaan pembiayaan dengan rasio modal inti dibandingkan dengan modal disetor lebih dari 100 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
 Kabar Gembira! UMKM Ajukan Kredit Tidak Perlu Agunan
Indonesia
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Penetapan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta ditolak buruh. Gubernur Pramono Anung menegaskan tidak akan memberi subsidi upah dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Indonesia
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons kritik Koalisi Pejalan Kaki terkait pembangunan JPO Sarinah. Pemprov DKI menegaskan pelican crossing tetap dibuka dan berjalan bersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup
Indonesia
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Pemprov DKI Jakarta akan menata kawasan Pasar Baru hingga Kota Tua pada 2026. Coba hidupkan kembali ekonomi, pariwisata, dan konektivitas Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Indonesia
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur DKI Jakarta mendukung pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya sebagai pusat layanan dan edukasi air.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Indonesia
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan MRT Jakarta Fase 2A hingga Kota Tua beroperasi pada 2029. Groundbreaking Duta Merlin segera dimulai.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Indonesia
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong PAM Jaya IPO pada 2027 dengan porsi saham publik maksimal 30% agar kendali layanan air tetap di tangan Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Indonesia
Pramono Anung Minta Supporter Persija dan Persib Jaga Emosi, Jangan Sampai Skor Menang Tapi Ribut
Terkait prediksi hasil pertandingan, Pramono tidak mematok skor secara spesifik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Pramono Anung Minta Supporter Persija dan Persib Jaga Emosi, Jangan Sampai Skor Menang Tapi Ribut
Indonesia
200 Ribu UMKM Debitur KUR Terdampak Bencana Sumatera Dapat Keringanan
Berdasarkan pendataan Kementerian UMKM bersama pemerintah daerah dan lembaga keuangan, terdapat 2.304.297 UMKM terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
200 Ribu UMKM Debitur KUR Terdampak Bencana Sumatera Dapat Keringanan
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Jembatan Penghubung JIS ke Ancol, Groundbreaking 25 Januari
Pemprov DKI Jakarta akan membangun jembatan penghubung JIS–Ancol sepanjang 400 meter. Groundbreaking dijadwalkan akhir Januari 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Pemprov DKI Siapkan Jembatan Penghubung JIS ke Ancol, Groundbreaking 25 Januari
Bagikan