UGM Beri Penghargaan kepada Lima Perusahaan Terkait Lingkungan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 13 September 2017
UGM Beri Penghargaan kepada Lima Perusahaan Terkait Lingkungan

Perwakilan perusahaan menerima penghargaan. (Humas UGM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lima perusahaan dan institusi di DIY dan Jawa Tengah menerima penghargaan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Mereka dianggap pahlawan lingkungan karena telah melindungi dan merawat kondisi air tanah.

Kelima perusahaan tersebut adalah Sido Muncul, Coca-Cola Amatil, Tirta Investama (Danone Aqua), RSUP Sardjito, dan PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta.

Kepala Departemen Teknik Geologi Heru Hendrayana mengatakan penerima penghargaan telah melalui proses seleksi ketat yang dilakukan tim UGM. UGM memakai sistem Matrik Penilaian Perlindungan Sumber Daya Air Tanah yang dikembankan oleh tim Groundwater Working Group (GWWG) Fakultas Teknik.

Tool yang kita kembangkan ini bisa menilai sejauh mana perusahaan melakukan upaya perlindungan sumber daya air tanah atau belum,” ujar Heru di sela-sela acara pemberian penghargaan yang berlangsung di Grha Sabha Pramana UGM, Rabu (13/9).

Salah satu anggota GWWG UGM Wahyu Wilopo mengatakan kriteria penilaian matrik perlindungan air tanah meliputi usaha konservasi air tanah yang sudah dilakukan oleh para perusahaan. Selanjutnya diukur kualitas dan kuantitas air yang digunakan serta uapaya perusahaan melakukan perlindungan sumber daya air tanah dengan baik.

"Setiap perusahaan tidak boleh secara sembarang ambil (air tanah) harus tahu kedalamannya berapa, termasuk penilaian lokasi air yang diambil apakah termasuk daerah resapan atau bukan, apakah mereka juga membuat embung atau upaya konservasi lainnya penanaman pohon,” katanya.

Meski sudah mendapat penghargaan, kelima peruhsaan ini menurut Wahyu akan terus dievaluasi dalam usaha mereka melindungi kondisi air tanah di sekitarnya.

Wahyu mengatakan matrik penilaian perlindungan air tanah atau Mata Persada ini akan terus dikembangkan, bahkan akan diajukan sertifikasi tingkat nasional dan internasional sehingga bisa menjadi standar baku dalam penilaian penggunaan sumber daya air tanah.

Perusahaan dan institusi tersebut juga sudah harus diaudit langsung oleh asesor yang terdiri beberapa pakar ahli tanah terkait terkait beberapa kriteria penilaian Mata Persada. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya tentang UGM dalam artikel: Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi Toko Online Pedagang Keliling

#UGM #Pelestarian Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Informasi ilmiah sahih sangat penting guna memberikan masukan bagi pemerintah dalam merancang intervensi relevan dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Indonesia
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Visi Jakarta sebagai kota global yang maju, berkeadilan, dan berkelanjutan selaras dengan prinsip SDGs.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 November 2025
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Indonesia
Guru Besar UGM Usul Sistem Baru Agar Perceraian Tak Jadi Ajang Buka Aib Suami-Istri dan Saling Menyalahkan di Pengadilan
Terkait prosedur, saat ini Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) mensyaratkan pembuktian pisah rumah minimal enam bulan bagi pasangan yang mengajukan gugatan dengan alasan perselisihan terus-menerus
Angga Yudha Pratama - Rabu, 05 November 2025
Guru Besar UGM Usul Sistem Baru Agar Perceraian Tak Jadi Ajang Buka Aib Suami-Istri dan Saling Menyalahkan di Pengadilan
Indonesia
Tangani Pencemaran Minyak MT Arman 114 dan Perdagangan Cula Badak Jawa, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Acara penyerahan penghargaan dilaksanakan melalui daring, yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal CITES Ivonne Higuero dan sebagai moderator Sallie Yang dari UNEP.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Oktober 2025
Tangani Pencemaran Minyak MT Arman 114 dan Perdagangan Cula Badak Jawa, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Indonesia
Dinas LH DKI Ingatkan Pelaku Usaha Wajib Kantongi Persetujuan Lingkungan
Bentuk komitmen nyata setiap usaha untuk menjaga kualitas lingkungan hidup dan kebersihan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 September 2025
Dinas LH DKI Ingatkan Pelaku Usaha Wajib Kantongi Persetujuan Lingkungan
Indonesia
UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa Dwi Hartono Tersangka Otak Pembunuhan Kepala Cabang BRI
Dwi Hartono tercatat sebagai mahasiswa baru Semester 1 Program Studi Magister Manajemen FEB UGM kampus Jakarta.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Agustus 2025
UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa Dwi Hartono Tersangka Otak Pembunuhan Kepala Cabang BRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi dan Kejaksaan Periksa semua Orang yang Ikut Temu Alumni UGM bersama Jokowi
Reuni UGM yang dihadiri Jokowi ramai dibicarakan publik lantaran kegiatan itu disebut sebagai rekayasa.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Agustus 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi dan Kejaksaan Periksa semua Orang yang Ikut Temu Alumni UGM bersama Jokowi
Indonesia
Kunjungi Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Mau Reuni dengan Teman Kuliah
Jokowi akan mengunjungi Fakultas Kehutanan UGM. Ia akan bereuni dengan teman kuliahnya. Hal itu ditegaskan oleh ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
Soffi Amira - Sabtu, 26 Juli 2025
Kunjungi Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Mau Reuni dengan Teman Kuliah
Indonesia
Kemenlu Ungkap Diplomat Arya Daru Pernah Hadapi Bahaya di Turki dan Iran Hingga Saksi Kasus TPPO di Jepang
Arya Daru diketahui bertugas di berbagai negara yang rawan konflik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 Juli 2025
Kemenlu Ungkap Diplomat Arya Daru Pernah Hadapi Bahaya di Turki dan Iran Hingga Saksi Kasus TPPO di Jepang
Bagikan