Kemenlu Ungkap Diplomat Arya Daru Pernah Hadapi Bahaya di Turki dan Iran Hingga Saksi Kasus TPPO di Jepang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 09 Juli 2025
Kemenlu Ungkap Diplomat Arya Daru Pernah Hadapi Bahaya di Turki dan Iran Hingga Saksi Kasus TPPO di Jepang

Gedung Kementerian Luar Negeri. Foto: Kemlu RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI membeberkan kiprah diplomat Arya Daru Pangayunan yang meninggal secara misterius di Menteng, Jakarta Pusat.

Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (Dirjen PWNI) Kemlu RI, Judha Nugraha, menyatakan bahwa Arya pernah terlibat dalam beberapa kasus besar transnasional.

"Ya, almarhum pernah menjadi saksi untuk kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Jepang. Kasusnya sudah lama dan sudah selesai," ungkap Judha, Rabu (9/7).

Baca juga:

Diplomat Muda Tewas Dilakban di Kamar Kos, UGM Selaku Almamater Angkat Suara

Judha menjelaskan, tugas utama Arya di Kemlu adalah melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri, dengan fokus pada pemulangan anak-anak terlantar dan evakuasi.

"Jadi, almarhum lebih banyak bertugas dalam pemulangan anak-anak terlantar dan evakuasi," ujar Judha, yang juga mendampingi proses pemakaman Arya.

Arya Daru diketahui bertugas di berbagai negara yang rawan konflik. "Almarhum menangani tugas penanganan WNI di luar wilayah Asia Tenggara dan Timur Tengah, seperti kasus-kasus di Turki, evakuasi di Iran, dan sebagainya," tambah Judha.

Terkait kematian Arya, Judha menolak untuk mengaitkannya dengan pekerjaan almarhum dan menyatakan bahwa kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

"Kasus itu sudah diserahkan ke polisi, kami tunggu hasil penyelidikan kepolisian," tegasnya.

Baca juga:

DPR Curigai Kematian Diplomat Kemenlu Bukan Kasus Biasa, Polisi Diminta Segera Beri Penjelasan

Judha juga menegaskan bahwa segala pertanyaan terkait penanganan kasus yang melibatkan Arya Daru adalah ranah kepolisian.

"Kami tidak bisa mengonfirmasi, silakan disampaikan kepada pihak kepolisian karena mereka yang berwenang," jelasnya. (Knu)

#Diplomat Indonesia #UGM #Tewas
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Presiden ke-7 Joko Widodo kembali digugat di PN Surakarta terkait dugaan ijazah UGM. Gugatan diajukan alumnus Kehutanan UGM.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Indonesia
4 Pekerja Tewas Terjatuh ke Ground Tank Proyek di Jagakarsa, Diduga Minim Alat Keselamatan
Empat pekerja tewas terjatuh ke ground tank proyek di Jagakarsa pada Jumat (3/4). Keempatnya mengalami sesak napas.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
4 Pekerja Tewas Terjatuh ke Ground Tank Proyek di Jagakarsa, Diduga Minim Alat Keselamatan
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Sidang gugatan ijazah Jokowi masih berlanjut. Kedua teman kuliahnya di UGM hadir sebagai saksi di persidangan.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Indonesia
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Polisi membuka peluang kembalinya dibuka kasus kematian Arya Daru, jika ada bukti baru. Sebelumnya, penyelidikan kasus ini telah dihentikan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Indonesia
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Kasus kematian diplomat Arya Daru resmi dihentikan. Polda Metro Jaya menyebutkan, bahwa tidak ditemukan bukti pidana.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Indonesia
Utang Motor Berujung Maut, Dua 'Mata Elang' Tewas Dikeroyok di Dekat Makam Pahlawan
Pasca-insiden maut ini, terjadi ketegangan di lokasi kejadian
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Desember 2025
Utang Motor Berujung Maut, Dua 'Mata Elang' Tewas Dikeroyok di Dekat Makam Pahlawan
Bagikan