Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tulungagung Tetap Bakal Lakukan PTM di Zona Orange

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 Juni 2021
Tulungagung Tetap Bakal Lakukan PTM di Zona Orange

PTM.(Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengevaluasi kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, seiring terjadinya lonjakan kasus COVID-19 hingga sebagian wilayah kini berstatus zona merah.

"Saat ini sedang terus dievaluasi. Untuk wilayah (kecamatan) yang berstatus zona merah sudah pasti ditunda, sedang zona oranye masih bisa pembelajaran tatap muka namun dengan pembatasan," kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di Tulungagung, Rabu (30/6).

Baca Juga:

207 Anak di Solo Terpapar Corona, FX Rudy Minta Gibran Tunda PTM

Ia memaparkan, evaluasi dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Tulungagung tidak ingin pembelajaran tatap muka di sekolah menjadi pemicu lonjakan kasus baru COVID-19. Kendati persiapan PTM telah dilakukan, sesuai instruksi Menteri Pendidikan.

"Ya tetap itu (masih dilakukan PTM). Seminggu masuk dua kali tak lebih dari dua jam," kata Maryoto.

Pembelajaran tatap muka di sekolah yang dimaksud Maryoto, dilaksanakan di kecamatan yang wilayahnya berstatus zona oranye. Jika mengacu ketentuan Provinsi Jawa Timur, daerah dengan status zona oranye sebenarnya tidak diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka langsung di sekolah.

Ia meyakini, PTM Tulungagung masih bertahan dengan protokol kesehatan ketat. Sedang untuk zona merah dan hitam dipastikan tak ada PTM walaupun pemantauan sebatas di sekolah negeri, sedang sekolah swasta belum dipantau persiapan PTM.

"Kalau sekolah swasta masuk kami (Pemkab), kalau madrasah masuk ke Kementerian Agama," kata Maryoto.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Hariyo Dewanto mengatakan, di Tulungagung ada sekitar 48 SMP negeri dan 500 lebih SD negeri yang telah melakukan persiapan PTM. Persiapan yang dilakukan bahkan dilombakan.

"Oranye dan merah tidak boleh ya stop semua meskipun sudah siap," katanya.

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM sendiri mensyaratkan persetujuan dari orang tua murid. Jika ada yang tidak setuju, maka akan diberikan pembelajaran secara daring (online).

Data Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung, dari 19 Kecamatan yang ada, 11 di antaranya berstatus zona merah. Sisanya satu zona oranye, enam zona kuning dan satu zona hijau. Dari sebaran itu, 12 kecamatan di Tulungagung tidak boleh melakukan pembelajaran tatap muka. (*)

Baca Juga:

Wali Kota Bobby Yakin PTM Dilakukan Pada Juli 2021

#Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Presiden RI, Prabowo Subianto, membuka opsi kantin sekolah jadi alternatif MBG. Ia pun meminta hal itu dikaji.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Pemerintah perlu terlebih dahulu memetakan penyebab fenomena tersebut sebelum menentukan langkah penanganan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi meminta pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bebas dari perploncoan, kekerasan, dan perundungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Disdik DKI Jakarta memastikan KBM dan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 tetap berlangsung normal pada Selasa (14/7) usai ancaman bom.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Indonesia
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Polisi memeriksa tiga saksi dan telah mengantongi nomor pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Ancaman bom melalui WhatsApp menggegerkan SDN Srengseng Sawah 15 di hari pertama sekolah. Polisi kini memburu pengirim pesan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Indonesia
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Tim Gegana melakukan penyisiran bom di SDN Srengseh Bawah 15. Polisi memastikan, bahwa tidak ada bom di lokasi.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Bagikan