MerahPutih.com - Putaran terakhir pembicaraan Iran dan AS di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Negosiasi pada akhir pekan lalu, yang dimediasi Pakistan, berakhir setelah beberapa putaran diskusi dan pertukaran proposal gagal menghasilkan terobosan.
Kedua pihak meninggalkan Islamabad dengan perbedaan utama yang belum terselesaikan, di mana keduanya mengisyaratkan bahwa upaya diplomatik lebih lanjut masih akan diperlukan.
Pembicaraan di Islamabad itu merupakan bagian dari upaya lebih luas di bawah aksi gencatan senjata dua pekan yang rapuh untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu.
Buntunya perundingan, membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan segera memulai blokade angkatan laut di Selat Hormuz untuk mencegah Iran melakukan apa yang disebutnya sebagai "pemerasan".
Baca juga:
Harga Minyak Dunia Langsung Meroket Beberapa Jam Setelah Perintah Trump Blokade Selat Hormuz
Pengiriman melalui Selat Hormuz langsung terhenti setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang berlaku mulai Senin pukul 14.00 GMT (21.00 WIB).
Laporan intelijen maritim yang berbasis di London melansir, lalu lintas yang sebelumnya sudah beroperasi pada tingkat terbatas tiba-tiba berhenti total karena kapal-kapal mulai berbalik arah di Selat Hormuz, demikian laporan Lloyd’s List.
Hal itu terjadi ketika AS meningkatkan operasi pembersihan ranjau dan menuding Iran gagal menghormati komitmennya untuk membuka kembali jalur air internasional tersebut.
Blokade angkatan laut AS diumumkan setelah Washington dan Teheran melakukan pembicaraan langsung yang jarang terjadi di Islamabad, ibu kota Pakistan, Sabtu (11/4), untuk mengakhiri perang sejak 28 Februari lalu. Namun, negosiasi itu gagal menghasilkan kesepakatan dari kedua belah pihak.
Pembicaraan itu dilakukan di tengah gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan mulai Selasa (7/4).
"Blokade akan segera dimulai. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini," tulis Trump di platform Truth Social.
Angkatan Laut AS akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz hingga semua pihak diizinkan masuk dan keluar.
"Saya juga telah menginstruksikan Angkatan Laut kami untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang membayar upeti kepada Iran. Tidak ada pihak mana pun yang membayar bea masuk ilegal akan mendapatkan jalur aman di laut lepas," ucap Trump.
Dia menegaskan, ia tidak akan membiarkan negara mana pun, terutama negaranya sendiri, untuk "diperas" oleh Iran.
Trump menuduh Iran tetap bersikeras melanjutkan ambisi nuklirnya setelah perundingan damai di Islamabad.
"Pertemuan berjalan baik, sebagian besar poin telah disepakati; tetapi satu-satunya poin yang benar-benar penting, nuklir, tidak tercapai," ujar Trump.