Trump Kembali Muncul di Publik Setelah Penembakan, Sapa Pendukung Sambil Tersenyum
Donald Trump ditembak saat tengah kampanye di Pennsylvania. (Foto: Partai Republik AS)
MerahPutih.com - Donald Trump menerima sambutan bak pahlawan di Konvensi Nasional Partai Republik saat pertama kali tampil di depan publik setelah pekan kemarin selamat dari percobaan pembunuhan.
Trump tiba di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, Senin (16/7), dan disambut meriah oleh para pendukungnya. Delegasi dari Partai Republik berdiri dan bersorak menyambut Trump yang memakai perban tebal di telinga kanannya.
Diberitakan Al Jazeera, dalam kesempatan tersebut Trump tidak menyampaikan pidato, ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke arah kerumunan. "Lawan, lawan, lawan!" seru para pendukung Trump sambil mengepal tangan dan mengayunkannya.
Setelah mengamati kerumunan, Trump duduk di area VIP bersama beberapa anaknya dan calon wakil presidennya yang baru diumumkan, Senator Ohio JD Vance .
Baca juga:
Beberapa pembicara di konvensi itu membahas serangan Trump kemarin, dan menyebut Tuhan masih berkehendak lain dalam kejadian itu.
“Tuhan kita masih menyelamatkan, dia masih membebaskan dan Dia masih membebaskan,” kata Senator Carolina Selatan Tim Scott kepada para hadirin.
Scott juga menguji sosok Trump yang kuat, dengan menggambarkan dirinya sebagai seekor singa tangguh nan berhasil lolos dari percobaan pembunuhan.
“Karena, pada hari Sabtu, iblis datang ke Pennsylvania sambil memegang senapan, tetapi seekor singa Amerika bangkit kembali dan mengaum," seru Scott. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China