Trump Kembali Muncul di Publik Setelah Penembakan, Sapa Pendukung Sambil Tersenyum

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 16 Juli 2024
Trump Kembali Muncul di Publik Setelah Penembakan, Sapa Pendukung Sambil Tersenyum

Donald Trump ditembak saat tengah kampanye di Pennsylvania. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Donald Trump menerima sambutan bak pahlawan di Konvensi Nasional Partai Republik saat pertama kali tampil di depan publik setelah pekan kemarin selamat dari percobaan pembunuhan.

Trump tiba di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, Senin (16/7), dan disambut meriah oleh para pendukungnya. Delegasi dari Partai Republik berdiri dan bersorak menyambut Trump yang memakai perban tebal di telinga kanannya.

Diberitakan Al Jazeera, dalam kesempatan tersebut Trump tidak menyampaikan pidato, ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke arah kerumunan. "Lawan, lawan, lawan!" seru para pendukung Trump sambil mengepal tangan dan mengayunkannya.

Setelah mengamati kerumunan, Trump duduk di area VIP bersama beberapa anaknya dan calon wakil presidennya yang baru diumumkan, Senator Ohio JD Vance .

Baca juga:

Trump Umumkan J.D. Vance sebagai Calon Wakil Presidennya

Beberapa pembicara di konvensi itu membahas serangan Trump kemarin, dan menyebut Tuhan masih berkehendak lain dalam kejadian itu.

“Tuhan kita masih menyelamatkan, dia masih membebaskan dan Dia masih membebaskan,” kata Senator Carolina Selatan Tim Scott kepada para hadirin.

Scott juga menguji sosok Trump yang kuat, dengan menggambarkan dirinya sebagai seekor singa tangguh nan berhasil lolos dari percobaan pembunuhan.

“Karena, pada hari Sabtu, iblis datang ke Pennsylvania sambil memegang senapan, tetapi seekor singa Amerika bangkit kembali dan mengaum," seru Scott. (ikh)

#Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Bagikan