Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Arsip - Presiden AS, Donald Trump. Foto: Dok. Setpres RI
Merahputih.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, hingga saat ini belum memutuskan untuk menerjunkan pasukan militer ke Iran. Laporan terbaru dari CNN pada Minggu menyebutkan bahwa Gedung Putih masih menimbang berbagai opsi terkait potensi intervensi di tengah memanasnya situasi di Teheran.
Meski demikian, ketegangan meningkat setelah The New York Times melaporkan bahwa Trump telah menerima pengarahan mengenai opsi serangan militer. Langkah ini muncul sebagai respons atas laporan kekerasan terhadap massa demonstran di Iran.
"Presiden belum mengambil keputusan akhir mengenai intervensi tersebut," ujar seorang pejabat senior Gedung Putih dalam laporan tersebut.
Baca juga:
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat. Kondisi ini memaksa Gubernur Bank Sentral Iran, Mohammad-Reza Farzin, meletakkan jabatan dan digantikan oleh Abdolnaser Hemmati.
Situasi semakin meruncing setelah putra mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi, menyerukan aksi pembangkangan sipil.
"Rakyat harus bersiap merebut dan menguasai jalan-jalan serta fasilitas strategis," tegas Pahlavi melalui unggahan video di platform X.
Baca juga:
Sejak seruan itu bergema, gelombang protes berubah menjadi bentrokan berdarah antara warga dan aparat keamanan di berbagai kota. Pemerintah Iran merespons dengan memutus akses internet guna meredam koordinasi massa, sementara korban jiwa terus berjatuhan dari kedua belah pihak.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat