Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran

Arsip - Presiden AS, Donald Trump. Foto: Dok. Setpres RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, hingga saat ini belum memutuskan untuk menerjunkan pasukan militer ke Iran. Laporan terbaru dari CNN pada Minggu menyebutkan bahwa Gedung Putih masih menimbang berbagai opsi terkait potensi intervensi di tengah memanasnya situasi di Teheran.

Meski demikian, ketegangan meningkat setelah The New York Times melaporkan bahwa Trump telah menerima pengarahan mengenai opsi serangan militer. Langkah ini muncul sebagai respons atas laporan kekerasan terhadap massa demonstran di Iran.

"Presiden belum mengambil keputusan akhir mengenai intervensi tersebut," ujar seorang pejabat senior Gedung Putih dalam laporan tersebut.

Baca juga:

Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela

Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat. Kondisi ini memaksa Gubernur Bank Sentral Iran, Mohammad-Reza Farzin, meletakkan jabatan dan digantikan oleh Abdolnaser Hemmati.

Situasi semakin meruncing setelah putra mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi, menyerukan aksi pembangkangan sipil.

"Rakyat harus bersiap merebut dan menguasai jalan-jalan serta fasilitas strategis," tegas Pahlavi melalui unggahan video di platform X.

Baca juga:

Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama

Sejak seruan itu bergema, gelombang protes berubah menjadi bentrokan berdarah antara warga dan aparat keamanan di berbagai kota. Pemerintah Iran merespons dengan memutus akses internet guna meredam koordinasi massa, sementara korban jiwa terus berjatuhan dari kedua belah pihak.

#Donald Trump #Trump Effect #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Amerika Serikat Tutup Perundingan Dengan Iran
Pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran sejak 8 Juli 2026 yang diklaim Komando Pusat AS sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Amerika Serikat Tutup Perundingan Dengan Iran
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Cermati Tarif Trump untuk Kargo di Selat Hormuz
Pemerintah perlu melakukan antisipasi potensi dampak ekonomi, terutama terhadap pasokan energi, biaya logistik, dan aktivitas perdagangan nasional.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Cermati Tarif Trump untuk Kargo di Selat Hormuz
Indonesia
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Trump telah memerintahkan blockade selat hormuz dan berencana menarik pungutan 20 persen dari kargo yang diangkut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Dunia
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Mohammed al-Farah, anggota biro politik gerakan Houthi, mengatakan bahwa AS mendorong Arab Saudi menuju perang melawan Houthi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Indonesia
Trump Blokade Selat Hormuz, Akan Terapkan Biaya Keamanan 20 Persen Atas Kargo
Trump mengatakan AS akan memberikan jaminan keamanan di jalur perairan tersebut dan memungut biaya kepada operator kargo.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Trump Blokade Selat Hormuz, Akan Terapkan Biaya Keamanan 20 Persen Atas Kargo
Indonesia
Iran dan AS Kembali Memanas, Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz Melambat
Lalu lintas pelayaran komersial di Selat Hormuz kembali melambat akibat meningkatkan risiko keamanan di jalur distribusi energi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Iran dan AS Kembali Memanas, Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz Melambat
Dunia
Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab
Iran melalui IRGC meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait. Serangan ini menyasar silo rudal, sistem Patriot, radar FPS, hingga pusat komando drone
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab
Indonesia
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Ketegangan di kawasan meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Dunia
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Iran mengecam keras serangan AS yang dilakukan selama 22 jam terakhir, dan menggambarkan hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Indonesia
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm di Oman
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Bagikan