Tips & Trik

Trik Agar Anak Disiplin Saat Buang Air Besar

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 15 Agustus 2019
Trik Agar Anak Disiplin Saat Buang Air Besar

Ajarkan anak untuk buang air besar di toilet sejak dini (Foto: CBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBANYAKAN anak terbiasa dimanjakan orangtua dengan pemakaian popok guna mempermudah proses buang air besar (BAB). Seiring bertambahnya usia, orangtua perlu mengajarkan kebiasaan baru yang membuatnya lebih mandiri.

Sayangnya, banyak anak masih terjebak dalam kebiasaan buruk buang air besar di celana. Hal ini biasanya dikarenakan rasa takut ataupun malas ke toilet, irritabel bowel syndrome hingga sembelit. Berikut ini beberapa langkah tepat yang diungkapkan oleh laman alodokter dalam mengajarkan disiplin anak saat buang air besar.

1. Lakukan toilet training

Lakukan toilet training pada si kecil (Foto: Unsplash The Honest Company)
Lakukan toilet training pada si kecil (Foto: Unsplash The Honest Company)

Mulailah mengajarkan toilet training ke anak sejak dini. Cara ini untuk menghindari munculnya rasa takut atau kebiasaan buruk mengandalkan orangtua. Kesiapan fisik dan emosional saat yang tepat untuk mengajarkan kontrol keinginan BAK dan BAB sejak usianya 1 tahun 6 bulan.

Sebagai orangtua, perlu diperhatikan ekspresi anak saat menahan BAK atau BAB untuk segera mengajaknya ke toilet. Kenalkan si kecil untuk terbiasakan ke toilet atau bisa pakai pispot agar lebih praktis. Selama proses toilet training, ajak interaksi dengan memberikan penjelasan aktivitas saat itu.

2. Rutin ke toilet

Biasakan 30 menit sebelum BAB segera ke toilet (Foto: healthline.com)
Biasakan 30 menit sebelum BAB segera ke toilet (Foto: healthline.com)

Perkenalkan si kecil melalui penjelasan sederhana terkait buang air besar dan tata cara yang tepat. Ajaklah si kecil ke toilet, setidaknya 30 menit sebelum anak BAB. Kebiasaan ini bisa mengajarkan anak sebagai tanda permulaan. Terapkan secara rutin hingga anak mengerti dan selalu teringat.

3. Ajarkan membersihkan kotoran sendiri

Ajarkan si kecil untuk membersihkan kotorannya sendiri (Foto: anneysen.com)
Ajarkan si kecil untuk membersihkan kotorannya sendiri (Foto: anneysen.com)

Biarkan si kecil membersihkan diri dan kotorannya sendiri. Bukan untuk menghukumnya, melainkan pembelajaran sejak dini. Berikan instruksi secara perlahan dan rinci agar mudah dimengerti. Membiasakan anak membersihkan sendiri akan membentuk pribadi yang lebih mandiri.

Biasakan si kecil membuka celana atau menurunkan dudukan toilet sendiri. Beritahu untuk membuang kotoran ke dalam toilet terlebih dahulu, lalu bersihkan bokongnya. Setelah itu, ajarkan anak membersihkan celana yang kotor dengan air mengalir. Pastikan si kecil mencuci tangan hingga bersih.

4. Siapkan makanan berserat tinggi

Sediakan makanan dengan serat tinggi dan cukupi cairan dalam tubuh anak (Foto: Unsplash The Honest Companya)
Sediakan makanan dengan serat tinggi dan cukupi cairan dalam tubuh anak (Foto: Unsplash The Honest Companya)

Sembelit menjadi salah satu kebiasaan anak buang air besar di celana. Untuk itu, orangtua harus mencukupi kebutuhan serat dan cairan tubuh. Persiapkan makanan bergizi yang mengandung serat seperti buah, sayuran, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan.

Roti gandum juga rendah lemak dan tinggi serat sehingga baik sebagai menu sarapan si kecil. Tak hanya itu, lengkapi kebutuhan cairan tubuh anak dengan meminum air putih. (dys)

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Bagikan