Transformasi Rumah Sakit Permata Ibu Menjadi Brawijaya Hospital Tangerang

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 17 Juni 2022
Transformasi Rumah Sakit Permata Ibu Menjadi Brawijaya Hospital Tangerang

Rumah Sakit Permata Ibu kini berubah menjadi Brawijaya Hospital Tangerang. (Foto: dok. Brawijaya Hospital)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUMAH Sakit Permata Ibu yang sudah berdiri sejak 20 Mei 2011, kini sudah bertransformasi bersama Brawijaya Healthcare menjadi Brawijaya Hospital Tangerang.

Rumah sakit ini berada di Jl. KH. Mas Mansyur No.2 Kunciran Indah, Tangerang, dan merupakan lokasi ketujuh yang tergabung dalam jaringan Brawijaya Healthcare. Brawijaya Hospital Tangerang memiliki visi menjadi Rumah Sakit Umum keluarga dan terpercaya, dengan mengutamakan pelayanan prima dan teknologi terdepan.

Baca juga:

Rumah Sakit St. Carolus Hadirkan Klinik Bernadette

Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, Brawijaya Hospital Tangerang memiliki misi untuk memberikan layanan kesehatan unggulan, serta berbagai spesialisasi dengan dasar excellency yang memadukan teknologi terdapan dan tim dokter serta tenaga medis profesional dan berpengalaman.

Brawijaya Hospital Tangerang memiliki teknologi terdepan dan tim dokter berpengalaman. (Foto: dok. Brawijaya Hospital)

Brawijaya Hopsital Tangerang ditunjang dengan nilai utama untuk memberikan jasa pelayanan kesehatan berkualitas yang memiliki komitmen tinggi, serta berpegang teguh pada prinsip-prinsip pokok, seperti melayani dengan semangat, sepenuh hati, integritas, inovatif, humanitas, dan kebersamaan.

Adapun sejumlah layanan unggulan yang disediakan di antaranya yakni Minimal Invasive Surgery, Klinik Urologi, Klinik Kesuburan, Trauma Center & Orthopedi, Pusat Pelayanan Ibu dan Anak, Persalinan dengan Metode Eracs, serta Teknik Bedah Katarak dengan metode fakoemulsifikasi.

Selain sejumlah layanan unggulan tersebut, berbagai spesialisasi juga tersedia di Brawijaya Hospital Tangerang, termasuk Poli Kandungan dan Kebidanan, Poli Anak, Poli Penyakit Dalam, Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Poli PAru, Poli THT-KL, Poli Gigi, Poli Bedah Umum, Poli Psikologi, Rehab Medik dan Poli Umum.

dr. Akmal Yadi menyampaikan bahwa Brawijaya Hospital Tangerang akan melayani pasien secara maksimal. (Foto: dok. Brawijaya Hospital)

Pada acara Peresmian Brawijaya Hospital Tangerang, Kamis (16/6), Direktur Brawijaya Hospital Tangerang dr. Akmal Yadi, MARS menyampaikan, bahwa seluruh pasien merupakan bagian penting dari keluarga besar Brawijaya Hospital Tangerang.

"Untuk dapat melayani secara maksimal, kami juga turut menerima pasien BPJS untuk mempermudah berbagai lapisan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan," tutur Akmal saat ditemui Merah Putih, Kamis (16/6).

Baca juga:

Rumah Sakit Harus dapat Hadirkan Nuansa Homey

Sebagai sebuah institusi pelayanan kesehatan yang mengedepankan layanan dan teknologi, masyarakat khususnya di wilayah Tangerang tidak perlu khawatir, karena semua keperluan kesehatan akan terpenuhi.

"Seluruh hati, teknologi, dan inovasi kami dedikasikan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Kami hadir sebagai Rumah Sakit yang nyaman dengan pelayanan prima," tambah Akmal.

Guna memastikan kenyamanan pasien, Brawijaya Hospital Tangerang menyediakan sejumlah pelayanan berkualitas, seperti Instalasi Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap, Ruang Operasi, Ruang ICU, Ruang NICU, Fisioterapi, Laboratorium, Radiologi, Farmasi, hingga Baby SPA. (Ryn)

Baca juga:

Atasi Masalah Pertumbuhan Anak dengan Terapi Growth Hormone

#Rumah Sakit #Brawijaya Hospital
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
"Yang di PPPK, saya mendapatkan laporan sebenarnya sudah lebih tinggi daripada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, kecuali di Rumah Sakit Pondok Indah,"
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
Indonesia
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Pemerintah menerbitkan aturan larangan rumah sakit yang menolak pasien BPJS nonaktif. Aturan tersebut sudah ditetapkan sejak Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Indonesia
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyesalkan adanya penolakan pasien BPJS PBI yang dilakukan rumah sakit.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Indonesia
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Kendala utama di Indonesia bukan pada kualitas dokter, melainkan pada ekosistem layanan yang mencakup transparansi biaya dan efisiensi birokrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Indonesia
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Ninik menuntut agar standar kelayakan lingkungan rumah sakit tetap terjaga meski dalam kondisi pascabencana
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di kawasan Solo Technopark, Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 19 November 2025
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo
Indonesia
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Solo, Hadirkan Teknologi Medis Tercanggih
Presiden Prabowo meresmikan RS KEI di Solo, fasilitas kesehatan hasil kolaborasi Indonesia–UEA dengan teknologi medis tercanggih di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Solo, Hadirkan Teknologi Medis Tercanggih
Indonesia
Pramono Mulai Perintahkan Anak Buah Bikin Feasibility Study Bangun RS Tipe A di Bekas RS Sumber Waras
Dari lima temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berdampak pada tertundanya pembangunan, tiga di antaranya sudah dipenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
Pramono Mulai Perintahkan Anak Buah Bikin Feasibility Study Bangun RS Tipe A di Bekas RS Sumber Waras
Indonesia
Pramono Bakal Temui Menkes Budi Sadikin, Bahas Pembangunan RS Tipe A Sumber Waras
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana menemui Menkes RI, Budi Sadikin, untuk membahas pembangunan RS Tipe A Sumber Waras.
Soffi Amira - Senin, 27 Oktober 2025
Pramono Bakal Temui Menkes Budi Sadikin, Bahas Pembangunan RS Tipe A Sumber Waras
Indonesia
Pramono Berencana Bangun Rumah Sakit Tipe A untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Ibu Kota
Menurutnya, RSUD Cengkareng berhasil menerapkan pendekatan pelayanan yang fokus pada kenyamanan pasien
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Pramono Berencana Bangun Rumah Sakit Tipe A untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Ibu Kota
Bagikan